Menantang Maut, Jembatan BBS Menghawatirkan

Menantang Maut, Jembatan BBS Menghawatirkan

Warga sedang melintasi jembatan penghubung Desa Parunghalang dengan Babakan Sari.(Cah Yati)

Bandung - Jembatan penghubung antara Desa Parunghalang dengan Desa Babakan Sari (BBS) di Kabupaten Bandung, kondisinya cukup menghawatirkan. Padahal, jembatan penghubung itu setiap harinya selalu padat dilalui warga, terutama ketika jam-jam aktivitas sekolah dan bekerja.
 
"Ini jalan pintas untuk cepat sampai menuju ke Jalan Terusan Moh. Toha. Kalau lewat jalan biasa harus muter sampai ke Dayeuhkolot, jadi bisa lebih cepat dan menghemat waktu lewat jembatan ini," ujar Dedi Mardian, warga Parunghalang yang mengaku setiap hari melewati jembatan itu, Selasa(26/5/2015).
 
Kondisi jembatan tersebut memang cukup menghawatirkan, Selain beberapa tali penyangganya nyaris putus, kondisi jembatan itu pun tak terawat baik, sehingga beberapa mur banyak yang lepas.
 
"Warga di sini inisiatif pakai tambang untuk penyangga. Dan beberapa kali kami las juga karena banyak yang lepas besinya. Tapi karena kalau banjir sering sampai ke jembatan jadinya jadi rusak lagi-rusak lagi," ujar Maman, warga yang sedang menjaga lalu lintas di jembatan.
 
Dikatakan Maman,  saat itu goyangannya makin terasa kalau lewat jembatan, karena tali jembatan yang lepas. Pemerintah Kab. Bandung sendiri kata Maman, sebetulnya sudah melakukan peninjauan, namun belum melakukan perbaikan secara permanen.
 
"Dulu pernah diperbaiki, tapi ngga permanen malah pas ada banjir besar rusak lagi. Ya diharapkan Pemkab. Bandung sesegera mungkin memperbaiki jembatan ini secara permanen, karena ini untuk kepentingan dan keselamatan warga," ujarnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,