Isu Beras Plastik Ingin Menurunkan Menteri Pertanian

Isu Beras Plastik Ingin Menurunkan Menteri Pertanian

Dr. Tomy Perdana dari Fakultas Pertanian Unpad saat menjadi pembicara seminar ketahanan pangan. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Kepala Departemen Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M menilai isu beras plastik dari negeri China yang beredar di Indonesia bukan motif ekonomi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar, melainkan ada motif lain untuk mengacaukan ketahanan pangan di Indonesia.

 

Menurut Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M, jika motif pelaku pembuat beras plastik adalah motif ekonomi, maka mereka akan rugi, soalnya harga plastik saat ini sedang mahal.

 

“Harga plastik lagi mahal saat ini, kalau cari untung dari bikin beras plastik malah rugi. Beredarnya beras plastik kemungkinan untuk mengacaukan ketahanan pangan di Indonesia,” papar Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M dalam seminar Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Gedung Rektorat Unpad, Jl. Dipatiukur No. 35, Kota Bandung, Selasa (26/5/2015).

 

 

“Isu beras plastik jadi semarak belakang ini karena ada keinginan suatu pihak yang ingin menurunkan Menteri Pertanian di era pemerintahan Jokowi-JK, kita lihat sampai Juni nanti, apakah terus berkembang isu ini,” tegasnya.

 

Selain beredar di Bekasi, beras plastick juga ditemukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, uniknya penemuan beras plastik ini ditemukan sudah dioplos dengan beras Raskin.(Ode)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,