Ketahanan Pangan Dimulai dari Mengubah Prilaku

Ketahanan Pangan Dimulai dari Mengubah Prilaku

Suasana Diskusi Unpad Merespons bertema “Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat” di Ruang Executive Lounge Unpad.(Cah Yati)

Bandung- Salah satu langkah mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia adalah mengubah perilaku dan sikap masyarakat. Langkah ini meliputi pemberdayaan dan pendampingan masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan berada di daerah rawan pangan untuk mampu memanfaatkan secara optimal sumber daya di sekitarnya.

 Hal tersebut dikemukakan oleh Ir. Uung Gumilar, M.M., Kepala Bidang Kelembagaan dan Infrastruktur Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Jabar saat menjadi pembicara pada Diskusi “Unpad Merespons: Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat” di Ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipatiukur No. 35, Bandung, Selasa (26/5/2015).

 “Berdasarkan data skor Pola Pangan Harapan (PPH) yang menjadi Indikator keberhasilan pembangunan di Jawa Barat, pada tahun 2013 nilainya masih 74,9 dari nilai ideal 100. Padahal, nilai PPH ini menjadi indikator utama tercapainya ketahanan pangan di suatu daerah,” paparnya.

 Padahal menurutnya, target tahun 2018 menjadi acuan, ketika PPH masyarakat Jabar sudah meningkat maka otomatis kondisi ketahanan pangan meningkat, kalau turun otomatis melemah.

 Data skor PPH tersebut meliputi tingkat konsumsi masyarakat Jawa Barat terhadap padi-padian, umbi, pangan hewani, minyak dan lemak, kacang-kacangan, gula, serta sayuran dan buah. Yang mencengangkan, konsumsi buah dan sayur masyarakat Jabar berkisar pada nilai 19,4 dari nilai ideal 30,0.

 “Padahal, Jabar merupakan daerah penghasil sayuran dan buah tertinggi di Indonesia. Uung mengindikasikan pola kehidupan masyarakat Jabar, khususnya di perkotaan, sudah berubah yakni lebih menyukai makanan yang bersifat instan ketimbang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Kebiasaan ini juga berimbas pada generasi setelahnya,” tegasnya.

 Hadir pula dalam kesempatan itu  pembicara Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M., Kepala Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad, dan Dr. Abdul Mutalib, M.Sc., Dosen Program Studi Kimia FMIPA Unpad. Acara ini dimoderatori oleh Dr. Hj. Siti Karlina Abdurachman, dra., M.Si., Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad. (Ode)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,