Obat Mahal Karena Bahan Baku Diimpor dari China dan India

Obat Mahal Karena Bahan Baku Diimpor dari China dan India

Drs Abdul Mutalib saat menerangkan Theranostic Agents di Unpad. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Mahalnya harga obat di Indonesia disebabkan karena bahan baku farmasi di Indonesia masih banyak diimport dari negara lain seperti China dan India, begitu juga dengan alat kesehatan untuk memantau penyakit seperti kanker. Menyikapi hal tersebut Universitas Padjadjaran menggandeng pemerintah dan pelaku industri untuk membuat Konsorsium Riset ABG Unpad.

 

Menurut Dosen Kimia, Fakultas MIPA, Unpad, Dr. Abdul Mutalib, M.S.c, konsorsiun ini melibatkan beberapa unsur seperti ; kampus, industri farmasi, dan pemerintah.

 

“Dalam konsorsium ini kita melakukan penelitian dan riset untuk menghasilkan obat berkualitas yang selama ini masih banyak diimport dari China dan India. Hasil riset yang dilakukan dalam konsorsium ini  harus memenuhi kebutuhan industri bagi taraf nasional dan internasional,” papar Dr. Abdul Mutalib, M.S.c, di acara seminar Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Gedung Rektorat Unpad, Jl. Dipatiukur No. 35, Kota Bandung, Selasa (26/5/2015).

 

Masih ungkap Dr. Abdul Mutalib, M.S.c, saat ini konsorsium tersebut melibatkan beberapa lembaga penting seperti ; Batan, Puslitbang Tekmira, PT. Timah, PT. Kimia Farma, PT. Kalbe Farma, Puslit Kimia LIPI, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran,  Rumah Sakit Hasan Sadikin, dan Rumah Sakit Kanker Dharmais.

 

“Dari konsorsium ini kita sedang mengembangkan Theranostic Agents yaitu paradigma baru dalam layanan kesehatan yang memadukan diagnostics dan terapi. Bidang fokus pengembangan ini meliputi CT-Scan Contrast Agent, MRI Contrast Agent, Radio Farmaka Spect/PET, dan Therapeutic Agent, uniknya berbagai alat diteksi kanker ini bahan bakunya diolah dari limbah timah. Godalium bahan baku MRI Contrast Agents terbuat dari limbah timah, maka itu kita kerjasama dalam konsorsium ini dengan PT. Timah,” ungkapnya.

 

Kelebihan Theranostic Agents yaitu dapat melakukan pendeteksian sejak dini dan melakukan penyembuhan dengan terapi terarah.

 

“Kalau menggunakan metode kemoterapi itu mempunyai dampak dan efek samping bagi tubuh pasien, kalau metode ini lebih aman dan nyaman buat pasien, tubuh pasien tinggal dimasukan fiber optic untuk menimbulkan panas dan menghancurkan sel kanker,” papar Dr. Abdul Mutalib, M.S.c.

.

Categories:Bandung,
Tags:kesehatan,