Jabar Akan Bangun Depot di Bandara Internasional

Jabar Akan Bangun Depot di Bandara Internasional

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan PT. Pertamina (Persero), dalam rangka menjajaki pembangunan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Pembangunannya depot itu akan selesai tahun 2017, bertepatan dengan rampungnya pembangunan bandara.
 
Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto di kantor Pertamina Jakarta, Selasa (26/5/2015). Kesepakatan itu mencakup perencanaan hingga pembangunan depot Pertamina.
 
Menurut Gubernur, kesepakatan ini merupakan salah satu upaya dalam percepatan penyelesaian BIJB. "Sejak awal kita aktif berkoordinasi dan mengembangkan kerja sama dengan pihak terkait dalam melengkapi fasilitas infrastruktur BIJB," katanya, seperti dilansir dari rilis Pemprov Jabar yang diterima CikalNews.com, Selasa (26/5/2015) malam.
 
Heryawan berharap, pembangunan DPPU yang merupakan fasilitas penunjang dari sisi darat, dapat segera terselesaikan. DPPU merupakan fasilitas penunjang penting bagi terlaksananya penerbangan di suatu bandara, yang akan memasok bahan bakar ke pesawat.
 
Sementara itu, menurut Dwi pembangunan depot ini diperkirakan menelan biaya hingga Rp 400 miliar. Ia meyakini penyediaan bahan bakar pesawat yang ada di BIJB akan menjadi pemicu bagi pertumbuhan investasi dan perekonomian masyarakat Jawa Barat. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemprov Jabar kepada Pertamina, untuk penyediaan bahan bakar pesawat di BIJB," terang Dwi.
 
Saat ini, Pertamina telah mengelola sebanyak 62 DPPU yang tersebar di seluruh Indonesia, berupa Avtur dan Avgas. Pertamina memproyeksikan pertumbuhan permintaan Avtur di Indonesia berada di kisaran 2,5 - 6 persen per tahun. Dua tahun terakhir ini, konsumsi Avtur telah berada di kisaran 4 juta kiloliter per tahun. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,