Warga Padati Lokasi Kecelakaan Bus Pariwisata

Warga Padati Lokasi Kecelakaan Bus Pariwisata

Ilustrasi.(Foto:Net)

Cianjur- Ratusan warga padati tempat kejadian perkara bus pariwisata yang menghantam sejumlah kendaraan hingga menyebabkan puluhan orang luka-luka dan dua orang warga meninggal di Jalan H Juanda-Panembong, Cianjur, Jabar, Rabu (27/5/2015).

Dilaporkan, meskipun garis polisi masih terpasang di sepanjang jalur tersebut, tidak menyurutkan keinginan warga untuk melihat secara dekat lokasi kejadian, sehingga menyebabkan arus kendaraan yang melintas tersendat dari dua arah baik dari arah Cianjur atau sebaliknya dari arah Cipanas.

Belasan orang anggota Satlantas Polres Cianjur, berjaga dilokasi sambil mengarahkan penguna jalan agar tidak berhenti di lokasi guna menghindari memanjangnya antrian kendaraan karena penguna jalan menepikan kendaraan untuk melihat lokasi maut yang merengut nyawa dua orang warga sekitar.

"Menjelang siang banyak warga yang berdatangan ke lokasi, sekedar melihat lokasi kejadian. Sebagian besar warga mengambil poto lokasi. Tidak sedikit pula penguna jalan yang sengaja berhenti untuk melihat hal yang sama, sehingga menyebabkan antrian panjang kendaraan," kata seorang petugas Satlantas Polres Cianjur di lokasi.

Dia menuturkan, meskipun di lokasi sudah tidak ada bangkai 8 kendaraan yang dihantam bus pariwisata bernopol D 7564 AF, hanya tersisa tembok yang jebol dihantam kendaraan, genangan oli yang sudah mengering dan serpihan kaca kendaraan yang berserakan, tidak mengurangi minat warga untuk berhenti melihat.

Sementara beberapa orang warga lokal yang datang ke lokasi, mengaku penasaran untuk datang langsung, meskipun hanya melihat bekas-bekas kecelakaan tersebut untuk mengambil beberapa poto.

"Penasaran aja datang ke sini karena kami melihat di televisi tadi pagi kecelakaan yang menewaskan dua orang dan puluhan penumpang luka-luka di Panembong. Kebetulan sehari-hari saya berangkat kerja melalui jalur ini," kata Asep (45) warga Kecamatan Pacet.

Seperti diberitakan, sejumlah penumpang bus naas yang melaju dari arah Cipanas menuju Bandung, setelah berwisata dari Jungel Land-Bogor, mengatakan, telah merasakan keanehan dari bus sejak kaluar dari Tol Gadog, dimana bus sempat hendak menabrak kendaraan yang berada di depannya.

Bahkan ketakutan yang sangat dirasakan penumpang ketika bus memasuki Jalan Raya Cugenang, dimana kaca bus berembun dan bau menyegat keluar dari bagian mesin serta laju bus yang terkesan tidak terkendali.

Beberapa orang penumpang mengaku, tidak bisa melihat jelas keluar dan hanya mendegar beberapa kali benturan seblum bus akhirnya berhenti di bengkel tambal ban di Kampung Panembong.

"Saya tidak tahu pasti karena tidak ada pemberitahuan dari supir atau kernet apa yang terjadi. Namun saya baru sadar setelah turun mendapati sejumlah kendaraan membelintang ditengah jalan dengan kondisi hancur," kata Eli seorang penumpang warga Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih-Bandung.

Dia menambahkan, beberapa orang penumpang sempat menanyakan hal tersebut pada supir, namun supir hanya meberitahu bahwa bau menyengat keluar dari kupling dan meminta untuk tidak panik dan duduk kembali dikursinya masing-masing.

Sementara hingga pukul 24.10 WIB, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi body bus, tiga kendaraan jenis minibus dan bus tiga perempat yang membelintang ditengah jalan.

Antrean kendaraan yang sempat memanjang dari kedua arah baik dari arah Cianjur atau sebaliknya, kembali normal menjelang dini hari. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,