Indonesia Kekuarangan Tenaga Kerja Tekhnik

Indonesia Kekuarangan Tenaga Kerja Tekhnik

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta-Papua begitu berlimpah ruah harta kekayaan alamnya.  Tambangnya sangat besar,  laut sangat luas dan aneka ragam hasil lautnya. Namun, kekayaan alam itu tidak diiringi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Tenaga kerja Indonesia didominasi tenaga kerja ilmu sosial.

Hal itu diungkap John M. Kabey, Pengusaha Papua dalam Diskusi Nasional 2015, Papua, Mutiara Indonesia, "Mengurai Kompleksitas Pembangunan Papua".

"Indonesia, khususnya Papua sangat kaya dengan alamnya. Hasil buminya, tambangnya sangat besar. Lautnya begitu luas. Namun, SDMnya sangat lemah," ucap John M. Kabey, pengusaha Papua, Rabu (27/5/2015) di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mensikapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mengungkapkan, bahwa dirinya sangat miris atas pernyataan John M. Kabey, pengusaha Papua.

"Saya sangat miris dengan apa yang diungkapkan  John M. Kabey. Saya menyarankan agar pembangunan di Papua tidak melulu bersandar pada APBN dan APBD.  Tidak pendekatan birokrasi," jelas Menko Perekonomian, Sofyan Djalil.

Selain itu, Menko Perekonomian juga mengungkapkan dikarenakan Indonesia sangat minim SDM tenaga kerja tekhniknya. 7O persen, Indonesia dipenuhi sarjana sosial.

"Negara Kita kekuranhgan tenaga tekhnik, hingga 70 persen tenaga ilmu sosial," tandas Sofyan Djalil.(Ode)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,