USAID Latih Fasilitator Tingkatkan Literasi SD

Bandung - Program Kerja sama Amerika Serikat-Indonesia untuk praktik pembelajaran yang baik (USAID-PRIORITAS) melatih 300 fasilitator pembelajaran dan manajemen sekolah untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa SD/MI di Indonesia.

"Kegiatan ini merupakan pelatihan tahap ketiga yang berorientasi pada peningkatan kemampuan literasi siswa SD dan MI," kata Direktur USAID PRIORITAS Stuart Weston dalam rangkaian kegiatan pelatihan itu di Bandung, Kamis (28/5/2015).

Pelatihan itu melibatkan kelompok guru dan pengajar dari tujuh provinsi meliputi Aceh, Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.

Stuart mengatakan peningkatan kemampuan literasi yang diusulkannya datang dari pengamatan kasus siswa di daerah yang sejauh ini sudah diterpa dengan KBM menarik, namun belum menampakkan hasil karya tertulis dari siswa yang panjang dan teliti.

Dengan adanya pelatihan ini, kata dia guru didorong untuk lebih kreatif sehingga strategi pembelajaran lebih bervariasi untuk memberi kesempatan siswa membaca dalam proses pembelajaran dan lebih intensif memeriksa pemahaman murid dalam membaca.

Lebih lanjut ia menyatakan pelatihan tersebut dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam membuat laporan tertulis, setelah memantau siswa-siswa di daerah sudah memiliki kemampuan presentasi yang bagus namun hal tersebut tidak disertai laporan tertulis.

"Siswa didorong untuk mampu menulis dengan pikiran sendiri dan melahirkan karya tulis yang panjang, teliti, dan menarik, peran guru di sini tidak bisa dilepaskan sebagai pembimbing siswa dalam membantu penulisan baik dalam segi format maupun gaya tulisan," kata Stuart.

Sementara itu Asisten Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat Ahmad Hadari mengatakan pelatihan semacam itu penting bagi pendidikan tingkat sekolah dasar.

Ia berharap putra daerah Jawa Barat juga dapat memecahkan masalah serupa seusai keikutsertaan tenaga pengajar Jawa Barat pelatihan ini.

"Saya yakin kemampuan literasi sungguh sangat penting dan bermakna strategis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, mudah-mudahan putra-putri dari Jawa Barat dapat memberikan solusi pasti terhadap permasalahan ini," kata Ahmad Hadadi.

USAID menargetkan hasil dari pelatihan itu akan diterapkan di sekolah dalam waktu dekat.

"Rencana terdekat kami akan menguji coba pelatihan ini untuk sekolah di daerah Cimahi, Jumat (29/5) berok," kata Stuart menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:pendidikan,