Perizinan lewat Online Potensial Hapus Calo dan Pungli

Perizinan lewat Online Potensial Hapus Calo dan Pungli

Ridwan Kamil saat meluncurkan Hay.u Bandung di BPPT. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Terealisasinya perizinan lewat online yang dicetus  BPPT (Badan Pelayanan Perizinan Terpadu), dinilai potensial untuk mendukung reformasi birokrasi. Selain prosesnya bisa menghemat waktu dan tenaga saat mengajukan, program itu bisa menghapuskan praktik percaloan dan pungutan liar.

 

Menurut Walikota Bandung Ridwan Kamil, sebelum diluncurkannya program itu oleh BPPT, dirinya seringkali mendapat keluh-kesah dari masyarakat Kota Bandung perihal masalah perizinan.

 

“Katanya ngurus perizinan di Kota Bandung itu sulit, namun dengan adanya perizinan online Hay.u Bandung dari BPPT sepertinya jadi mudah. Tinggal klik dan online dari manapun berada. Sistem online ini mengubah sistem manual yang ribet dan lama, dengan online lebih praktis dan mudah,” ucap Ridwan Kamil usai menghadiri Lauching Pelayanan Perizinan Terpadu Secara  Electronic di kantor BPPT, Jl. Cianjur, Kota Bandung, Kamis (28/05/2015).

 

Lewat sistem online,  interaksi antara masyarakat dengan petugas di BPPT semakin kecil. hal itu yang bisa memangkas praktik pungutan liar dan sebagainya, yang bisa merusak citra instansi pemerintah Kota Bandung.

 

“Sistem online bisa hapuskan pungli dan aktifitas percaloan. Para calo tidak bisa beraksi, karena pengaju perizinan tidak datang ke kantor BPPT. Pengaju perizinan tinggal daftar via online, lalu membayar di ATM dan menunggu berkas surat izin diantar oleh Pos. Ini jauh lebih praktis dibandingkan dengan cara konvensional yang penuh praktik calo dan pungli,” pungkas Emil sapaan akrab Ridwan Kamil.

 

Untuk itu, proses perizinan di Kota Bandung sudah bisa dilakukan secara online melalui web bpptbandung.go.id. BPPT memberikan 24 fasilitas layanan perizinan secara online, proses pengajuan izin pun begitu mudah karena melalui beberapa tahap.

Misalnya pendaftaran, pemasukan syarat, validasi, dan pembayaran, baru. Setelah itu menunggu selama beberapa hari di rumah karena berkas perizinan akan dikirim lewat pos. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,