NU di Jabar Diminta Kurangi Angka Pengangguran Terbuka

NU di Jabar Diminta Kurangi Angka Pengangguran Terbuka

Bandung - Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri berharap keberadaan pengusaha dari kalangan nahdliyin atau NU di Jawa Barat bisa mengurangi jumlah angka penganguran terbuka dan memberikan kontribusi dalam perluasan tenaga kerja di Indonesia.

"Peran pengusaha NU untuk membantu pemerintah dalam dunia usaha menggerakan ekonomi nasional dan perluasan tenaga kerja akan mampu menekan angka penganguran terbuka," kata Hanif Dhakiri saat menghadiri pelantikan Himpunan Pengusaha Nahdliyin Jawa Barat, di Bandung, Jumat (29/5/2015).

Menurut dia, saat ini jumlah angka pengangguran terbuka di Indonesia masih cukup tinggi yakni mencapai sekitar 7,4 juta orang.

"Mayoritas warga yang menganggur tersebut lulusan SMA ke bawah. Ini problem kita terkait SDM kita dan tampak dari angka penganguran terbuka dan pendidikannya," ujar dia.

Pihaknya menyambut baik pembentukan Himpunan Pengusaha Nahdliyin Jawa Barat karena hal tersebut menjadi momentum penting dalam dunia kerja Indonesia.

"Ini jadi momentum penting bagi dunia usaha, setelah puluhan tahun lalu keberadaan pengusaha dari kalangan NU sempat besar dan diharapkan saat ini menjadi lebih baik lagi," ujar dia.

Oleh karena itu, lanjut Menaker, para pengusaha NU tersebut bisa menambah persentase jumlah pengusaha di Indonesia yang saat ini jumlahnya masih 1,65 persen dari jumlah total penduduk.

"Idealnya jumlah pengusaha itu dua persen dari total penduduk. Negara kita masih di bawah Thailand yang jumlah pengusahanya sudah mencapai empat persen, Malaysia lima persen dan Singapura tujuh persen," kata dia. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,