90 Persen Kebakaran karena Hubungan Arus Pendek

90 Persen Kebakaran karena Hubungan Arus Pendek

Bandung – Memasuki musim kemarau masyarakat ahrus mewaspadai tentang ancaman kebakaran. Selain karena cuaca panas, factor utama penyebab kebakaran karena kelalaian manusia dalam menggunakan alat listrik.

 

“90 persen penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek listrik, maka masyarakat harus lebih waspada menjaga rumahnya agar tidak memasang peralatan listrik secara berlebih,” kata Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ferdi Ligaswara, saat Lauching Pelayanan Perizinan Terpadu Secara  Electronic di kantor BPPT, Jl. Cianjur, Kota Bandung.

 

“Kita bisa masuk siaga satu jika Kota Bandung banyak kebakaran, suhu tinggi yang mencapai 35 derajat celcius secara tidak langsung menyebabkan kebakaran," katanya.

 

Ferdi menghimbau kepada warga Kota Bandung mempunyai alat pemadam kebakaran (Apar) untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran di musim kemarau. Dari beberapa kasus kebakaran baik di rumah tinggal maupun gedung, mereka umumnya tidak mempunyai Apar.

“Harga apar itu murah cuma sekitar Rp 500.000, yang berfungsi untuk mencegah bencana kebakaran lebih besar. Begitu api masih kecil langsung padamkan saja dengan apar jadi tidak akan membakar semua isi rumah yang menyebabkan kerugian lebih besar lagi,” serunya.

Selain itu, banyaknya kebakaran karena arus pendek listrik disebabkan karena pemilik rumah atau gedung tidak memperbaharui instalasi listrik. Padahal, saat dilakukan penambahan daya listrik semestinya diikuti dengan pembaharuan instalasi listrik.

“Jika tidak dilakukan maka instalasi listrik akan menyebabkan kelebihan beban listrik. Itulah yang sering menyebabkan korsleting listrik,” katanya.

Pemilik rumah atau gedung pun harus rutin mengecek semua instalasi listrik. “Siapa tahu bisa ketahuan mana kabel yang rusak. Barang elektronik sering menjadi penyebab munculnya kebakaran. Untuk itu Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran  mengimbau masyarakat, tidak meninggalkan rumah dalam kondisi listrik atau barang elektronik menyala. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,