Kreasi Desainer Bandung untuk Batik Jawa Barat

Kreasi Desainer Bandung untuk Batik Jawa Barat

Sebelas desainer IPBM Jawa Barat bersama Ibu Netty Heryawan dan Popong Djunjunn saat menghadiri Pembukaan Pagelaran Batik Jabar di Hotel Panghegar Bandung, Minggu (31/5/2015).(Foto:Wa Ode)

Bandung- Sebanyak 11 desainer Bandung yang tergabung dalam Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM) Jawa Barat, tampil dengan segudang kreasinya di panggung "Pagelaran Busana Batik Jawa Barat" yang digelar Rotary Club Bandung Kota Kembang  di Bollroom Grand Royal Panghegar  Jl Merdeka No 2 Bandung, Minggu (31/5/2015) siang. 
 
Ke-11 desainer itu adalah Lisna Gumelar dengan menyuguhkan tema Sunyaragem Tamansari yang membidik kesultanan Cirebon. Inspirasi ini membuat karya batik yang dikreasinya tampak berbeda.   
Desainer kedua adalah Eriyani Yusuf, desainer yang dikenal dengan karyanya yang kerap menawarkan warna putih ini kali ini mencoba lepas dari kebiasaannya dengan menyuguhkan batik kreasinya. 
 
Sementara Ning Zulkarnain cukup mewah dengan tema Labelle yang terinspirasi dari busana-busana sack back dari Eropa. Desainer muda anti Dewi mengabadikan tema "Geulis" yang terinspirasi dari batik tanah Sunda, Cirebon. Sedangkan desainer senior Iva Lativah mengkombinasikan atasan warna putih dengan berbagai sentuhan bawahan batik dengan wujud celana panjang, rok, dan kain sarung itu sendiri. 
 
Di babak kedua tampilan kian bersemangat dengan diawali karya Rya Baraba yang tampil dengan Parahyangan Secret, ya rahasia Parahyangan ini mampu menarik perhatian tamu-tamu undangan. Demikian pula rancangan Ernie Kosasih, desainer senior ini selalu berbeda dengan yang lain, dia kali ini menyuguhkan tema batik Campursari. Bisa dimaknai berbagai perpaduan batik yang dibungkus jadi satu kesatuan. Perancang Zareena Servia pun tak kalah memikat, dengan memotret tema Sundari dengan menampilkan motif batik Garut. 
 
Tengok juga kreasi desainer Nina Azura, dengan mengetengahkan tema Nova Batique yang terinspirasi dari motif-motif batik baru asal batik Cimahi yang mengabadikan motif kujang, angklung dan bunga.  Dari Nina kita diajak menikmati kreasi Malik Moestaram dengan tema Petrato Da vida yang diabadikan dalam koleksi ready to wear miliknya. Nuansa putih dengan aplikasi batik menjelang Ramadhan cukup cocok. Dan terakhir Herman Nuary yang mengabadikan batik Subang dengan jargonnya buah nanas sebagai ciri khas. Ditangan Herman, kreasi batik Subang jadi tampil berbeda dan memikat. 
 
Untuk hiburan tampil artis Restina dan mengajak rekan duetnya Rico untuk melantunkan lagu-lagu religi yang dipetik dari kantong single miliknya. 
 
Hadir pada Pagelaran Busana Batik Jawa Barat ini Ibu Popong Djunjunan anggota DPR RI Komisi X. Ibu Netty Heryawan selaku Ketua Dekranasda Jawa Barat, dan undangan lainnya. Sayang begitu acara pergelaran dimulai dua tokoh Ny. Popong dan Ibu Netty Heryawan harus meninggalkan tempat karena sudah ditunggu lagi diacara lainnya. Bravo Rotary Club Bandung Kota Kembang. (Ode)**
.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,