Gubernur Minta TPID Pantau Harga Sembako

Gubernur Minta TPID Pantau Harga Sembako

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau langsung harga sembilan bahan pokok (sembako) di Jawa Barat jelang puasa Ramadhan tahun 2015.

"Insya Allah, stok untuk Ramadhan nanti sangat-sangat memadai atau mencukupi. Jadi saya berharap tidak ada lagi istilah kepanikan atau tidak ada borong-borongan barang oleh masyarakat jelang puasa ramadhan nanti," kata Ahmad Heryawan, yang akrab disapa Aher, di Bandung, Selasa (2/6/2015).

Aher menuturkan, nantinya TPID akan turun langsung ke sejumlah daerah yang mengalami gejolak kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pokoknya.

"Kita telusuri sebabnya, sebabnya boleh jadi harga bahan pokok di suatu daerah itu naik bukan stoknya yang tidak ada tapi karena distibusi yang belum merata. Contohnya harga cabai di bandunag mahal tapi di Sukabumi murah, bagaimana cara mengatasinya, ya lewat distribusi," kata dia.

Menurut dia, saat ini pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Barat terus berupaya menyedian stok bahan pokok secara memadai agar tidak ada gejolak kenaikan harga selama bulan puasa dan lebaran nanti.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar media massa bisa ikut serta dalam memberitakan harga kebutuhan pokok jelang ramadhan.

"Memang untuk urusan bulan puasa dan lebaran biasanya karena faktor psikologis makanya faktor ini harus dtentramkan oleh media. Tentu media harus menentramkan masyarakat, sebab sekarang tidak ada bisa menyebarluaskan pesan ke masyarakat kecuali lewat media. Berarti media bisa menertramkan, kalau memang mempositifkan keadaan, kalau memang faktanya positif," ujar Aher. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,