Malaysia Deportasi 2.659 TKI Ilegal di Sabah

Malaysia Deportasi 2.659 TKI Ilegal di Sabah

Nunukan - Pemerintah Kerajaan Malaysia mendeportasi 2.659 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Negeri Sabah melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara selama Januari-Mei 2015.

Kepala Seksi Pemberdayaan dan Perlindungan TKI Badan Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Kabupaten Nunukan, Sigit Triwibawanto di Nunukan, Selasa (2/6/2015) mengemukakan, banyaknya TKI yang dideportasi melalui daerah itu karena pengusiran oleh pemerintah Malaysia berlangsung setiap pekan dengan jumlah ratusan orang.

Dari 2.659 TKI ilegal tersebut terdiri dari 1.840 laki-laki, 729 perempuan dan 44 anak laki-laki dan 46 anak perempuan dengan pelanggaran keimigrasian, narkoba dan kriminal.

Selama Januari 2015 jumlah TKI yang dideportasi berjumlah 315 orang, Pebrruari 2015 sebanyak 442 orang, Maret 2015 (732), April 2015 (578) dan Mei 2015 sebanyak 592 orang.

Masih hasil perndataan yang dilakukan BP3TKI Kabupaten Nunukan, selama Januari-Mei 2015 TKI yang dideportasi tersebut masuk ke negara itu bekerja tanpa melengkapi diri dengan dokumen keimigrasian berjumlah 1.746 orang, menggunakan paspor TKI 24 halaman (297), menggunakan paspor lawatan 48 halaman (571), pas lintas batas (PLB) sebanyak 45 orang.

Selanjutnya asal daerah mereka masing-masing terbanyak dari Sulsel yakni 1.720 orang, disusul NTT sebanyak 439 orang, Sultra (115), Kaltara (111), Sulbar (92), Jawa Timur (71), Sulteng (38), NTB (32), Sulut, Jabar dan Jateng masing-masing 10 orang, Kaltim (8), Sumut (5) dan Kalbar (1).

Pantauan Antara pada beberapa kali penangkapan aparat hukum setempat, TKI yang dideportasi ini sebagian besar kembali ke negara itu bekerja melalui jalur tikus Pulau Sebatik dan Kalabakan tanpa menggunakan paspor. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:,