Koperasi dan UMKM Berpotensi Selamatkan Ekonomi Negara

Koperasi dan UMKM Berpotensi Selamatkan Ekonomi Negara

Bandung – Kementerian Koperasi dan UMKM mengimbau para pelaku koperasi dan UMKM meningkatkan produktifitas, guna menumbuhkan daya saing dalam memajukan perekonomian di era MEA Desember mendatang. Menurut staf ahli bidang teknologi Kementerian Koperasi dan UMKM Yohana, ada 9 sektor usaha yang bisa dikembangkan dalam persaingan di era MEA.

 

“Untuk menguatkan daya saing tersebut, 9 sektor UMKM itu harus meningkatkan akses di bidang SDM, modal, pemasaran, dan kemitraan. Dengan begitu semua sector UMKM bisa kuat bersaing  melawan 9 negara ASEAN,” kata Yohana pada pembukaan Cooperative Fair ke-12 di Lapangan Pusenif, Jl. Supratman, Kota Bandung, Rabu (3/6/2015).

 

Menurutnya, secara tidak langsung pertumbuhan UMKM bisa mengurangi dampak pengangguran baik di tingkat Provinsi, Kota, dan Kabupaten. “Produk dan barang yang dihasilkan lebih bersifat padat karya, sehingga memerlukan jumlah tenaga kerja yang lumayan banyak. Apalagi di industri UMKM tidak membutuhkan teknologi tinggi, sehingga tenaga manusia masih tetap dibutuhkan,” tegasnya.

 

Perkembangan UMKM dari tahun ke tahun secara signifikan terus meningkat. Terbukti pengaruh UMKM terhadap PDB mencapai 57,6 persen, begitu juga dengan penyerapan tenaga kerja yang bisa mencapai 90 persen.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabara Deddy Mizwar berharap, pertumbuhan koperasi kian berkembang. Saat ini koperasi  di Jabar sekitar 25.252 koperasi, namun hanya sekitar 6.000 koperasi yang sehat dan rutin melakukan RAT.

Demiz sapaan akrab Deddy Mizwar menjelaskan, penyakit yang sering terjadi di koperasi adalah masalah kredit macet. “Koperasi dikatakan sakit jika kredit macet melilitnya, uang pinjaman dari para anggota tidak bisa kembali berputar, karena banyak anggota tidak membayar hutangnya. Untuk itu koperasi perlu pendapat pendampingan, untuk menguatkan pengelolaan dan manajemen,” jelasnya.

Baru-baru ini Deddy Mizwar juga telah meluncurkan Koperasi Seniman tingkat nasional, untuk memberikan bantuan permodalan dan kewirausahaan. Koperasi dan UMKM wajib ditolong oleh pemerintah karena menopang perekonomian rakyat kecil. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,