Kapolda Imbau Kepala Daerah Antisipasi Prostitusi

Kapolda Imbau Kepala Daerah Antisipasi Prostitusi

Ilustrasi.(Foto:Net)

Cimahi - Kepala Polda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan mengimbau seluruh pemerintah daerah kota/kabupaten untuk mengantisipasi munculnya praktik prostitusi dampak dari penutupan lokalisasi Saritem di Kota Bandung.

"Daerah lain saya minta para kepala daerahnya untuk antisipasi (praktik prostitusi) seperti Bandung," kata Kapolda di Kota Cimahi, Rabu (3/6/2015).

Menurut dia, kemungkinan pekerja seks komersial (PSK) yang sebelumnya berada di Saritem berpindah tempat ke daerah lain, sehingga perlu diantisipasi.

Ia berharap, penutupan lokalisasi Saritem dapat menjadi perhatian bagi daerah lainnya agar tidak muncul kembali di Jabar praktik prostitusi.

"Ya daerah lain harus antisipasi dong," katanya.

Ia menjelaskan, penutupan lokalisasi Saritem sudah jelas ada aturannya.

Jika sudah ada aturan yang jelas, lanjut dia, menjadi kewajiban bagi pihak berwenang untuk menutup dan memberantas praktik tersebut.

"Lokalisasi Kramat Tunggak di Jakarta juga bisa ditertibkan, mengapa di Saritem tidak bisa," katanya.

Lokalisasi Saritem digrebek Kepolisian Resor Bandung kemudian mengamakan PSK, mucikari dan pemilik tempat, 20 Mei 2015. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,