Telkom Kembangkan Percepatan Jabar Timur dan Selatan

Telkom Kembangkan Percepatan Jabar Timur dan Selatan

Telkom Kembangkan Percepatan Jabar Timur dan Selatan

Bandung - Telkom Divisi Regional III Jabar mengembangkan percepatan pembangunan infrastruktur broadband sebesar 1.486 acces point di wilayah Jabar bagian timur dan selatan.

"Pengembangan broadband saat ini sudah berjalan ke wilayah timur dan selatan, seperti di wilayah Priangan Timur meliputi Garut, Tasikmalaya, Singaparna, Ciamis, Banjar dan Pangandaran," kata Deputi EGM Telkom Regional III Jawa Barat Soendoyoadi di Bandung, Rabu (22/10/2014).

Ia menyebutkan, telah melakukan pengecekan ke wilayah Tasikmalaya untuk mengetahui seberapa besar jumlah pelanggan Telkom yang menggunakan broadband.

Upaya yang dilakukan Telkom menurut dia dalam rangka mendukung program Masterplan atau Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025.

"Telkom diberikan amanah `True Broadband Access yang dapat membantu percepatan pengembangan 'Enam Koridor Ekonomi Nasional' yang ditetapkan pemerintah, khususnya pembangunan pusat-pusat pertumbuhan di setiap koridor ekonomi," katanya.

Sementara itu, General Manager Wilayah Telekomunikasi Jabar Timur Selatan (Tasikmalaya), Harry Afiadi Achmad menyebutkan, salah satu fokus memberikan kemudahan layanan internet kepada masyarakat luas khususnya kepada para generasi muda dan pelaku UMKM.

Menurut dia berdasarkan data empiris, setiap pertumbuhan 10 persen broadband, akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,8 persen.

"Sejumlah bentuk realisasi program makro yang dihadirkan Telkom untuk mensukseskan itu yakni program Broadband Learning Center (BLC), penempatan fasilitas WiFi ID, Speedy Hotspot, dan Indi Home di sejumlah titik," katanya.

Untuk BLC kami tempatkan di sejumlah lembaga pendidikan seperti SMK dan Pesantren. Sampai saat ini sudah ada 5 BLC di wilayah Priangan Timur. Tiap BLC mendapat fasilitasi 10 unit komputer lengkap dengan furniturenya, LCD proyektor, AC, dan akses internet cepat.

"Kami juga memiliki Mobile Broadband Learning Center satu unit yang memiliki basecamp di Tasikmalaya," katanya.

Telkom Jabar bagian timur dan selatan itu juga menempatkan WiFi ID dan speedy hotspot di sejumlah titik. Sampai saat ini sudah ada 1.486 access point yang ditempatkan. Di antaranya sebanyak 419 di sekolah, 362 di hotel, 295 di kantor, 168 di kampus, 107 di rumah sakit, 55 di publik area, 42 di mall atau toko, dan 38 di restoran.

"Sampai akhir tahun ditargetkan terpasang 2.000 access point," kata Harry menambahkan.  (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,