Kota Besar Resiko Tertinggi Osteoporosis

Kota Besar Resiko Tertinggi Osteoporosis

Veronica Basuki Tjahaja Purnama, saat meresmikan fasilitas alat olahraga di Waduk Pluit, Jakarta

Jakarta-Masyarakat  di kota-kota  besar beresiko oestoporosis. Faktor  gaya hidup tidak aktif, tidak bergerak (sedentary). Yaitu rata-rata bekerja 7 jam/hari kerja dan 5 jam di akhir pekan.

"Oestoporosis tertinggi terdapat di kota-kota besar. Utamanya karena pola prilaku bekerja. Mereka tidak bergerak-gerak, berolahraga (sedentary). Yaitu rata-rata bekerja 7 jam/hari kerja dan 5 jam di akhir pekan. Ini  berpotensi memicu berbagai penyakit satu di antaranya adalah osteoporosis," ucap dr. Muliaman M Head Of Medical Sales  PT. Fonterra Brands Indonesia, saat memberikan bantuan alat olahraga  di  Danau Pluit, Jakarta Utara, Minggu (7/6/2015).

Dr. Muliaman M menambahkan, berdasarkan riset  ditemukan pula bahwa hanya 22 persen pria yang berolahraga secara rutin. Sementara untuk perempuan yang berolahraga rutin hanya 18 persen. Selain itu 61 persen perempuan merasa sulit untuk mendisiplinkan dirinya berolahraga secara rutin. 

"Fakta ini bersandingan dengan data prevelensi osteoporosis nasional, dimana 2 dar 5 orang Indonesia berisiko terkena osteoporosis," jelasnya . 

Sementara itu,  Marketing Manager PT Fonterra Brands Indonesia, Arief Tjakraamidjaja saat memberikan bantuan alat olahraga berharap, pemberian fasilitas olahraga, salahsatunya untuk mengedukasi agar bisa terhindar  osteoporosis. Di antara alat olahraga yang diberikan PT Fonterra Brands Indonesia adalah triple air walker, single seated bike, double seat leg press, dan double seats body puller.

"Semoga fasilitas olahraga ini menjadi inspirasi masyarakat untuk bergerak guna mencegah osteoporosis," ujar Arief.

Sementara itu Ketua TP PKK DKI Jakarta, Veronica Basuki Tjahaja Purnama, isteri Gubernur DKI Jakarta, mengatakan, semoga pemberian alat ini, tidak hanya sekedar ada tapi bermanfaat. Selain itu alat olahraga ini bisa membangun interaksi antar masyarakat. 

"Bukan fasilitasnya tapi manfaat dan pemeliharaannya. Dengan alat ini, bisa mengubah gaya hidup masyarakat gemar berolahraga," jelas istri  Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tersebut. (Ode)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,