Dinilai Tak Bermanfaat, Pertemuan G7 Diwarnai Demo

Dinilai Tak Bermanfaat, Pertemuan G7 Diwarnai Demo

Pertemuan para pemimpin besar dari tujuh negara ekonomi maju di dunia berkumpul di kota kecil di kaki Gunung Zugspitze, Garmisch-Partenkirchen, Jerman, yang diwarnai oleh demonstrasi dari kelompok anti G7.

Garmisch-Partenkirchen - Pertemuan para pemimpin besar dari tujuh negara ekonomi maju di dunia berkumpul di kota kecil di kaki Gunung Zugspitze, Garmisch-Partenkirchen, Jerman, yang diwarnai oleh demonstrasi dari kelompok anti G7. 
 
Dilansir Reuters, Minggu (7/6) para pemimpin negara yang hadir, antara lain Presiden Amerika Serikat Barrack Obama, Perdana Menteri Jerman Angela Merkel, dan Perdana Menteri Inggris David Cameron. Mereka berkumpul guna membahas beberapa masalah yang menjadi perhatian dunia, termasuk soal Ukraina dan krisis ekonomi yang terjadi di Yunani. 

Para demonstran yang datang dari penjuru Jerman, dan seluruh Eropa melakukan aksi long march namun damai. Mereka datang membawa spanduk dan poster yang bertuliskan “Hentikan G7 sekarang”, atau “Revolusi adalah Solusi”. 

Mereka melakukan protes karena merasa pertemuan G7 yang sudah digelar hingga 41 kali, tidak membuahkan hasil nyata dalam menyelesaikan permasalahan dunia. Termasuk soal isu ekonomi, geopolitik, perubahan iklim, kemiskinan, maupun krisis di Timur Tengah. Bagi mereka pertemuan G7 hanya sebagai kompromi demokrasi, serta institusi keuangan bersifat predator.

Aksi demonstrasi yang digelar di halaman Hotel Schloss Elmau, tak ubahnya seperti bsebuah festival. Sebab, para demonstran mengenakan kostum unik seperti badut ataupun berbalut busana berwarna-warni. Ada juga demonstran yang menunjukkan ketidaksetujuan mereka dengan busana serba hitam.

Mereka juga memasang musik yang memancing banyak orang untuk menari sembari bertelanjang kaki. Padahal, cuaca cukup terik, dengan suhu mencapai 33 derajat celsius.

Ketua demonstran Thomas Mayer mengatakan, pertemuan G7 hanyalah pemborosan. “Tidak ada gunanya. Hanya memboroskan uang jutaan dolar, mendatangkan para pemimpin dari negara berpengaruh. Mereka hanya berkumpul, mungkin untuk mrngadakan sedikit berdiskusi tanpa ada aksi nyata. Oleh karena itulah, kami berkumpul di sini,” katanya.

Meski demikian, warga Garmisch-Partenkirchen mengaku terhibur dengan adanya demonstrasi itu. “Sangat mendebarkan dan menyenangkan. Kami tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya,” kata Franz Muller. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,