Stok Pangan Aman Selama Ramadan

Stok Pangan Aman Selama Ramadan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa stok kebutuhan bahan pangan selama bulan Ramadan 1436 Hijriah sudah dipastikan aman.

"Kami koordinasikan dengan kepala pasar, stok cabai sampai 140 hingga 150 ton per hari, bawang merah 80 hingga 90 ton per hari," kata Menteri Andi usai melakukan sidak di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Selanjutnya, untuk stok beras di Pasar Induk Cipinang beras bahkan mencapai 3.500 ton per hari, sedangkan ketersediaan stok biasanya hanya sekitar 2.500 ton, ujarnya.

Sebelum melakukan sidak di Pasar Kramat Jati tersebut, Menteri Andi juga melakukan tindakan serupa di sejumlah pasar di wilayah Indonesia Timur dan menemukan fakta bahwa harga bahan pangan relatif stabil menjelang bulan Ramadhan.

"Di Pasar Terong (Makassar), Kemudian di Jeneponto (Sulawesi Selatan), lalu Sulawesi Utara, terakhir kami cek di sini, alhamdulillah harga stabil. Sampai saat ini pasokan juga cukup menjelang puasa," ujarnya menjelaskan.

Pada kegiatan tersebut, Menteri Andi menjelaskan bahwa tujuan sidak di sejumlah pasar ialah untuk memeriksa stok sejumlah komoditas bahan pangan seperti beras, bawang merah, dan cabai.

Dari hasil pemantauan diketahui harga rata-rata bawang merah sekitar Rp28.667 per kilogram, bawang putih Rp16.300 per kilogram, cabai rawit merah Rp16.167 per kilogram, cabai rawit hijau Rp13.333 per kilogram.

Selanjutnya, cabai merah besar Rp20.667 per kilogram, cabai merah keriting Rp18.833 per kilogram, kembang kol Rp13.000 per kilogram.

"Untuk beras juga aman. Kami sudah cek di pasar tradisional harganya sekitar tujuh hingga delapan ribu rupiah per kilogram. Untuk harga sejumlah komoditas ini stabil, masih bagus." tutur Menteri Andi. (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,