Tuntaskan Temuan BPK, Si Doel Tunda Kunjungan ke Italia

Tuntaskan Temuan BPK, Si Doel Tunda Kunjungan ke Italia

Serang - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno menunda rencana kunjungannya ke Milan Italia untuk menghadiri 'World Expo Milano 2015 pada 12 Juni 2015, karena ingin menyelesaikan temuan BPK.

"Rencana ke Italia ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Saya konsen dulu untuk menyelesaikan rekomendasi BPK dulu," kata Rano Karno yang akrab dipanggil "Si Doel" di sinetron Si Doel Anak Betawi di Serang, Senin (8/6/2015).

Ia mengatakan, jika dipandang mana yang lebih penting, kunjungan ke Milan juga penting untuk mempromosikan peluang investasi di Banten. Namun demikian, menyelesaikan temuan atas laporan keuangan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga lebih penting.

"Kalau bicara mana yang penting, urusan ini lebih penting," kata Rano usai rapat koordinasi dengan SKPD membahas penyelesaian temuan LHP BPK.

Rano juga belum bisa memastikan untuk menjadwalkan kembali kunjungan ke Italia tersebut, mengingat jadwal 'World Expo Millano' di Milan Italia tersebut akan berlangsung selama enam bulan.

Pemerintah Provinsi Banten akan mengikuti pameran Internasional atau 'World Expo Milano 2015' di Kota Milan Italia yang berlangsung selama enam bulan.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten Ranta Soeharta mengatakan keikutsertaan Banten dalam pameran internasional yang diselenggarakan lima tahun sekali, tujuannya untuk mempromosikan berbagai peluang investasi di Provinsi Banten, kepada para pengusaha di Eropa.

"Pameran tersebut akan diikuti sekitar 147 negara dan diselenggarakan selama enam bulan. Tapi kita hanya sekitar dua hari saja, karena selain Banten ada 14 provinsi lain yang juga mengikuti kegiatan tersebut," kata Ranta Soeharta.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting dan strategis bagi Banten, untuk dijadikan sarana penyebarluasan informasi potensi dan peluang investasi khususnya kepada para pengusaha di kawasan Eropa sebagai upaya Pemprov Banten dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi melalui Penanaman Modal Asing (PMA).

"Ini sudah menjadi arahan pemerintah pusat juga melalui Kementerian Perdagangan dan BKPM, agar pemerintah daerah memanfaatkan secara optimal kegiatan ini," kata Ranta.

Ia mengatakan berbagai peluang investasi yang akan ditawarkan di pameran internasional tersebut, yakni bidang pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, infrastruktur jalan Tol Serang-Panimbang, Pelabuhan Bojonegara serta potensi investasi lainnya. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,