Terkuak, 8 Pelacur Asal Maroko Bersarang di Puncak

Terkuak, 8 Pelacur Asal Maroko Bersarang di Puncak

Jakarta  -  Sebanyak delapan pelacur asal Maroko yang diciduk Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, hanya menjajakan diri dan melayani kepada kalangan tertentu. Modus itu, untuk membatasi ruang gerak mereka yang terendus aparat.

 
Menurut Kepala Sub Direktorat Penyidikan Ditjen Imigrasi Bambang Catur, diduga modusnya bergeser. "Dulu mereka sempat mau melayani orang Indonesia. Kini hanya mau dengan orang Arab," kata Bambang di Jakarta, Rabu (10/6/2015).  
 
Kedelapan pelacur itu di antaranya CK (21), CN (32), EHL, FEF (23), HO, LEK (20), dan KC (22). Mereka menjajakan diri di sebuah rumah di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, dengan membidik para wisatawan yang berkunjung ke wilayah itu.  "Di sebelahnya itu ada masjid. Jadi masyarakat melaporkan ke kami," tegas Bambang.  
 
Sebelumnya, rumah yang digunakan oleh kedelapan pelacur itu juga pernah dijadikan sarang pelacur Maroko, Desember 2014. Pada saat itu, Ditjen Imigrasi pun telah mencokok 19 orang dan mendeportasi mereka pada Januari 2015 lalu. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,