SD Darul Hikam Tanamkan Nilai Takwa pada Siswanya

SD Darul Hikam Tanamkan Nilai Takwa pada Siswanya

Bandung - Siswa SD Darul Hikam menggelar aksi simpatik dan doa bersama untuk Angeline ( bocah korban pembunuhan di Bali). Kepala Sekolah SD Darul Hikam Wawat Widiarty mengatakan, dalam doa bersama ini ingin menanamkan nilai taqwa character building kepada para siswa, terutama untuk peduli terhadap kekerasan dalam bentuk apapun.

"Kalau kita lihat di sini kan, kalau kami memahami bahwa anak itu sebagai amanah yang memang betul-betul harus dijaga. Anak itu amanah, permata hati. Itu sesuai dengan Alquran dan hadist," ujar Wawat, Kamis (11/6/2015).

Dia juga menuturkan, dalam undang-undang perlindungan anak disebutkan bahwa anak itu mempunyai hak asasi. Salah satunya hak untuk tidak mendapatkan kekerasan, hak untuk tidak mendapat diskriminasi.

Wawat juga mengimbau, sebagai seorang pengajar kasus seperti ini hanya satu dari sekian kasus, masih banyak kasus yang tidak terungkap. "Intinya stop kekerasan dan harus saling sayang menyayangi. Sebab, Allah juga mengajarkan kepada kita semuanya sudah sangat jelas, bahwa kita harus saling menyayangi," terangnya.

Wawat menuturkan, sebagai kepala sekolah jika ada kejanggalan pada siswa sekecil apa pun, biasanya segera mengkoordinasikan dengan orangtua. " Mungkin di Darul Hikam mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu. Kalaupun memang ada hal yang janggal pada siswa, kami langsung komunikasikan dengan orangtua, lalu panggil orangtuanya, kita minta kejelasan, apa yang terjadi sebenarnya dengan siswa kami," jelasnya. 

Naura A. Sumantri, salah seorang siswa kelas 5 mengungkapkan, dirinya prihatin dengan kasus Angeline. Apalagi sampai di siksa dan tidak mendapatkan perhatian dan meninggal dengan keadaan yang tragis.  "Seharusnya, Angeline apalagi anak angkat, lebih disayang sama orangtuanya. Terus harus lebih diurus jangan sampai telantar, terus ibunya bertanggungjawab juga sama dia," ungkapnya. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,