Gotas Rugikan Negara Senilai Rp 1 Miliar

Gotas Rugikan Negara Senilai Rp 1 Miliar

Bandung - Kasipenkum Kejati Jabar, Suparman menanggapi atas penahan Wakil Bupati (Wabup) Cirebon Tasiya Soemadi al Gotas. Dirinya mengatakan, setelah menjalani pemeriksaan dan proses administrasi, yang bersangkutan langsung dijebloskan ke Rutan Kebonwaru.

"Dia ditahan untuk waktu 20 hari ke depan. Namun bisa diperpanjang selama persidangan," ungkapnya kepada wartawan di Kantor Kejati Jabar, Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Kamis (11/6/2015) sore.

Selanjutnya, Suparman menjelaskan Gotas resmi menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi pemberian dana hibah dan bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2009-2012. Saat itu kapasitas yang bersangkutan masih sebagai ketua DPRD Kabupaten Cirebon. "Total pemberian dana hibah atau bansosnya Rp 29 miliar," bebernya.

Dari dana itu, penyidik menemukan kerugian negara Rp 1 miliar lebih, tapi nilai uang itu masih bisa berkembang lagi. Kerugian itu ditemukan ketika laporan pertanggungjawaban (LPJ) tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Suparman menuturkan, modus yang dilakukan tersangka, yakni melalui pengajuan proposal fiktif untuk menerima dana hibah itu. Selain itu Gotas yang kini menjabat Wakil Bupati Cirebon, penyidik juga telah menyeret dua orang tersangka lainnya, yakni wakil Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Cirebon Emon Purnomo dan ketua PaC Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon Subekti Sunoto. 

"Jadi saat itu dia menjabat sebagai ketua DPRD, dia juga yang mengetuk palu pencairan dana. Penyidik menemukan kejanggalan, karena proposal yang diajukan fiktif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,