Menpora, "Jangan Ada Pertandingan Gajah di Peparpenas"

Menpora,

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahwari berharap tidak ada "pertandingan gajah" pada pelaksanaan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VII Tahun 2015, yang dilaksanakan di Kota Bandung, Jawa Barat, dari tanggal 9-15 Juni.

"Saya berharap di acara ini tidak ada 'pertandingan gajah' atau permainan skor atau ada kong kalikong," ujar Imam Nahrawi, saat membuka Peparpenas VII, di Lapangan atletik GOR Padjadjaran Bandung, Jumat (12/6/2015).

Pihaknya berharap, para atlet yang berlaga di Peparpenas VII tersebut menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam meraih prestasi di ajang tersebut.

"Jadi nilai yang diberikan juri adalah yang terbaik. Pada acara Peparpenas ini diharapakan kalah menang adalah hal biasa dalam pertandingan. Junjung tinggi sportivitas," kata dia.

Melalui Peparpenas ini, Kemenpora bertekad bahwa semua atlet di Indonesia harus mendapatkan tempat yang sama dihadapan negara dan hukum.

"Ini salah satu komitmen Kemenpora akan dapat dukungan dari Komisi X DPR RI agar dukungan atlet ini harus berada dalam posisi yang sama seimbang," kata dia.

Dikatakan dia, acara ini akan menjadi titik tombak sejarah bagi perbaikan atlet-atlet muda berkebutuhan khusus.

"Pemerintah akan terus mendorong agar momentum kali ini terus dilakukan tidak hanya di sini. Kami akan mendukung tidak hanya regulasi, anggaran, tapi akan dukung dengan sepenuh hati dan jiwa agar kita kepada atlet yang telah bersejarah mencetak prestasi," ujar dia.

Peparpenas VII Tahun 2015, di Kota Bandung, akan diikuti oleh sekitar 850 atlet dari 34 provinsi se-Indonesia.

Selain dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar juga tampak hadir pada pembukaan Pepapenas VII Tahun 2015.. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,