Cabai Mahal karena Pasokan Terbatas

Cabai Mahal karena Pasokan Terbatas

Cabai merah di Jawa Barat saat ini banyak dikirim dari daerah Tasikmalaya. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Harga cabai saat ini yang mengalami kenaikan hingga 100 persen sehingga menembus angka Rp 40.000/Kg, disebabkan karena beberapa daerah di Jawa Barat belum masuk masa panen.

 

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Diden Trisnadi, saat ini Jawa Barat umumnya sedang panen padi. Sedangkan untuk cabai merah masih banyak daerah yang belum panen, jadi menyebabkan harganya kian pedas.

 

“Kenaikan cabai merah saat ini mencapai 100 persen, ini karena pasokan cabai merah di Jawa Barat belum banyak. Kita masih mengandalkan daerah Tasikmalaya untuk suplai cabai merah,” ungkap Diden di Jl. Surapati, Kota Bandung, Jumat (12/6/2015).

 

Pasokan cabai merah sudah mulai berkurang sejak 2 bulan lalu, ini menyebabkan harga cabai merah kian melonjak.

 

“Sejak dua bulan terakhir memang pasokan cabai merah sedang berkurang, ini katanya karena saat ini kebanyakan daerah masih panen padi, untuk cabai merah masih sedikit,” serunya.

 

“Sewaktu pasokan berlimpah dan barang banyak harga cabai merah paling berkisar di Rp 15.000/Kg hingga Rp 20.000/Kg.

 

“Sedangkan saat ini harga cabai merah bisa mencapai Rp 40.000/Kg bahkan lebih. Saat bulan Ramadan dan Lebaran nanti harga sepertinya akan naik lagi,” imbuhnya. 

Pasokan bawang merah

Sama halnya dengan cabai, Diden juga mengakui, kalau komoditas bawang merah juga masih mengandalkan pasokan dari luar Jawa Barat. Sebab pasokan dari dalam seperti Kabupaten Bandung, belum mencukupi. Apalagi jika kondisi ini dikaitkan dengan datangnya bulan suci Ramadan.

“Jadi karena stok bawang merah asal daerah di Jawa Barat sekarang sedikit maka kita mengandalkan pasokan bawang merah kiriman dari Sumenep dan Brebes,” ucapnya. 

 

Kenaikan harga bawang merah saat ini dipengaruhi oleh pasokan dan stock yang terbatas terbalik dengan permintaan pasar yang kian meningkat saat Ramadhan dan Idul Fitri.

 

“Karena masalah pasokan, stok, dan permintaan, ini bisa menyebabkan harga bawang merah terus meningkat, diprediksi kenaikan sudah mencapai 100 persen,” paparnya.

 

Sedangkan untuk pasokan bawang putih, Provinsi Jawa Barat masih mengandalkan komoditi ini dari pasokan luar negeri atau impor. (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,