Romero Pulih dari Cedera dan Siap Tampil Lawan Paraguay

Romero Pulih dari Cedera dan Siap Tampil Lawan Paraguay

Sergio Romero

La Serena - Kiper Argentina Sergio Romero, yang penyelamatan penaltinya saat melawan Belanda membuat timnya menembus final Piala Dunia 2014, telah pulih dari cedera dan akan tampil sejak awal saat timnya memainkan pertandingan pembuka Piala Amerika melawan Paraguay pada Sabtu (13/6/2015).

Romero akan memainkan pertandingan Grup B di La Serena (21.30 GMT) sebagai kiper dengan catatan membela timnas paling banyak untuk Argentina dengan 59 penampilan, memecahkan rekor kiper yang tampil di Piala Dunia 1978 Ubaldo Fillol pada pekan lalu saat timnya menang 5-0 atas Bolivia pada pertandingan pemanasan.

Ia merupakan satu dari enam pemain di tim Argentina yang bermain di final Piala Dunia, ketika mereka dikalahkan Jerman di Rio de Janeiro Juli silam.

Argentina mencapai pertandingan puncak itu berkat dua penyelamatan penalti oleh Romero pada adu penalti di semifinal, menyusul hasil imbang 0-0 setelah perpanjangan waktu dengan Belanda.

Romero bergabung dengan bek Ezequiel Garay dan Marcos Rojo, gelandang Javier Mascherano, kapten Lionel Messi, dan penyerang Sergio Aguero, yang tampil sebagai pemain pengganti di final.

Aguero mengasah ketajamannya dengan torehan trigol saat melawan Bolivia untuk memenangi tempatnya atas Carlos Tevez, sedangkan Angel Di Maria, yang absen pada final di Brazil karena cedera, mencetak dua gol pada pertandingan pemanasan itu dan kembali dimainkan di posisi sayap kiri.

Pablo Zabaleta dan Lucas Biglia tidak masuk tim karena cedera.

Argentina sangat ingin mengakhiri penantian gelar selama 22 tahun sejak kesuksesan terakhir mereka di Piala Amerika, setelah dikalahkan Brazil pada final 2004 dan 2007, dan kekalahan dari Jerman pada Piala Dunia tahun lalu di Rio.

"Generasi ini layak meraih sesuatu," kata Messi pada awal pekan ini. "Kami merasa sangat buruk (setelah final Piala Dunia) dan sekarang kami bisa mendapatkan trofi yang sangat kami dambakan." Pengalaman Paraguay Pelatih Gerardo Martino mengatakan dirinya berhutang banyak kepada Paraguay, yang dibawanya ke perempat final Piala Dunia pertama mereka pada 2010 dan final Piala Amerika pada 2011.

"Sebagai pelatih, saya berhutang segalanya kepada Paraguay. Anak-anak itu memberikan lima tahun yang mengagumkan kepada saya," ucapnya kepada para pewarta pada Jumat.

Pada pertandingan lain di Grup B, Uruguay memulai upaya mereka mempertahankan gelar ke-15nya, yang dimenangi di Argentina pada 2011, dengan melawan Jamaika di Antofagasta (19.00).

Jamaika, yang melakukan penampilan debutnya di Piala Amerika sebagai tamu, menyajikan misteri kepada kubu Uruguay yang menurut penyerang Edinson Cavani pada Kamis memiliki kekuatan dan kemampuan atletik sebagaimana layaknya tim-tim Afrika.

Cavani, yang akan memimpin lini depan yang tidak diperkuat Luis Suarez karena mendapat skors, belakangan meminta maaf atas pernyataannya yang berpeluang disalahartikan.

Pelatih Oscar Tabarez tidak berada di bawah ilusi pada Jumat, saat mengatakan bahwa Jamaika akan menimbulkan masalah-masalah bagi Uruguay.

"Pada poin perkembangan sepak bola, tidak ada taktik yang naif atau tim-tim yang ceroboh," ucapnya kepada para pewarta.

Suarez absen di turnamen ini setelah dihukum sembilan pertandingan kompetitif oleh FIFA, setelah ia menggigit pemain Italia Giorgio Chiellini pada Piala Dunia. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,