Warga Nekat Masuk ke Daerah Bahaya Gunung Sinabung

Warga Nekat Masuk ke Daerah Bahaya Gunung Sinabung

Medan - Sejumlah warga Kabupaten Karo yang telah diungsikan di Posko Penampungan di Kabanjahe masih ada yang nekad dan secara sembunyi memasuki beberapa desa yang dinyatakan berbahaya karena berpotensi dilintasi awan panas dari erupsi Gunung Sinabung.

"Padahal, Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak 2 Juni 2015 pukul 23.00 WIB mengeluarkan pengumuman bahwa status Gunung Sinabung naik dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas)," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Jhonson Tarigan ketika dihubungi dari Medan, Sabtu (13/6/2015).

Selain itu, menurut dia, penduduk yang berada dalam radius 7 km arah selatan dan tenggara Gunung Sinabung juga telah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

"Warga yang selalu masuk menerobos ke lokasi zona merah itu, tidak boleh terus dibiarkan begitu saja, karena dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan nyawa mereka," ujarnya.

Jhonson mengatakan, penduduk yang pulang ke rumahnya itu, biasanya masuk melalui jalan kecil dan tidak dijaga petugas TNI dan Polri.

Kalau lokasi jalan utama tetap dikawal ekstra ketat petugas tersebut, sehingga masyarakat tidak dibenarkan pulang ke rumah mereka yang masuk zona berbahaya.

"Bahkan, di jalan utama tersebut dipasang portal terbuat dari kayu dan dijaga aparat keamanan, sehingga warga tidak dibenarkan masuk atau pulang ke rumahnya," katanya.

Ia menambahkan, alasan warga pulang ke rumahnya pada siang hari, untuk melihat kebun dan rumah mereka yang ditinggalkan.

Sedangkan, pada malam harinya penduduk tersebut balik ke Posko Penampungan yang disediakan Pemkab Karo di beberapa lokasi di Kabanjahe.

"Sejumlah kawasan jalan menuju ke kawah Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, terpaksa dilakukan buka tutup untuk menghindari luncuran awan panas, aliran lava, dan debu vulkanik saat terjadinya erupsi gunung api itu," kata Jhonson.

Sebelumya, Pemkab Karo melalui BPBD, TNI, POlri, dan petugas Satpol PP telah memindahkan sebanyak 2.753 penduduk Desa Tiga Pancur, dan Desa Pintu Besi, Kecamatan Simpang Empat ke lokasi yang aman di Kabanjahe.

PVMBG juga mengeluarkan pengumuman bahwa volume kubah lava Gunung Sinabung meningkat menjadi lebih dari 3 juta meter kubik dan dalam kondisi labil.

Kondisi itu, menyebabkan Gunung Sinabung berpotensi mengeluarkan guguran kubah yang diikuti awan panas guguran ke arah selatan dan tenggara dengan jangkauan diperkirakan sejauh tujuh kilometer.

Dengan peningkatan status itu, direkomendasikan agar masyarakat yang bermukim dalam radius tujuh kilometer arah selatan dan tenggara Gunung Sinabung segera diungsikan ke tempat yang aman.

Tujuh desa dan satu dusun direkomendasikan untuk direlokasi, yaitu Desa Sukameriah, Desa Bekerah, Desa Simacem, Desa Gurukinayan, Desa Kutatengah, Desa Berastepu, Desa Gamber, dan Dusun Sibintun. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,