Warisan yang Diperuntukkan bagi Angeline Rp 11,7 Miliar

Warisan yang Diperuntukkan bagi Angeline Rp 11,7 Miliar

Angeline semasa hidup (Foto: Facebook/Find Angeline - Bali's Missing Child)

Denpasar - Sejauh ini motif pembunuhan terhadap Angeline memang belum sepenuhnya terkuak. Meski polisi telah menetapkan dua tersangka, yaitu mantan pembantu rumah tangga ibu angkatnya yang bernama Agus dan ibu angkat Angeline bernama Margareta, publik masih menduga-duga harta warisan dari mendiang ayah angkatnya menjadi salah satu pemicu.
 
Setelah Agus dijadikan tersangka tunggal, diikuti ibu angkat Engeline, Margaita resmi menjadi tahanan Polda Bali. Status itu diberikan setelah Margarita menjalani pemeriksaan selama sekitar 3,5 jam. "Dia menjalani pemeriksaan sejak pukul 17.30 Wita," kata kuasa hukum Margarita, M Ali Sadikin di Mapolda Bali, Minggu (14/6) malam.
 
Menurut Ali, sebanyak 28 pertanyaan diajukan penyidik kepada kliennya. Sekitar pukul 21.15 Wita, proses penyidikan dihentikan. "Margaria tampak kelelahan, sedangkan penyidikan akan dilanjutkan besok pagi," ujarnya.
 
Pertanyaan penyidik memang belum mendalam, dan proses interogasi masih sebatas tahap awal. Di antaranya, seputar identitas Magriet dan asal usul keluarganya. "Latar belakang keluarga dan masalah pengangkatan anak. baru itu saja," kata Ali.

Pertanyaan belum menyasar dugaan keterlibatan Margarita atas pembunuhan anak angkatnya, Engeline. "Belum, belum. Belum sampai pada keterlibatan pembunuhan," tegasnya. Margarita disangkakan pasal berlapis. Ia dijerat Pasal 77b UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan pasal 45 dan 49 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penelantaran dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
 
Sebelumnya diberitakan, kepala sekolah tempat Angeline sekolah mengungkap, Angeline mendapat warisan sebanyak 60 persen dari seluruh harta ayah angkatnya yang berasal dari Jerman. Lalu, berapa banyak sebenarnya warisan yang didapat Angeline? 
 
Harta warisan yang diperuntukkan bagi Angeline, antara lain dua rumah semi permanen di atas tanah seluas 1.000 m2 yang berlokasi di daerah Denpasar, tempat tinggal Angeline dan ibu angkatnya selama ini, sekaligus tempat di mana Angeline ditemukan sudah tidak bernyawa. Harga tanah di daerah itu sekitar Rp 2,5 juta per meter, sehingga seluruhnya mencapai Rp 2,5 miliar. 
 
Disebutkan, mendiang ayah angkat Angeline juga mempunyai rumah dan tanah di Jawa dan Kalimantan yang nilainya sekitar Rp 17 miliar.  Dari rumah di Bali dan Jawa serta Kalimantan, maka jumlah totalnya sekitar Rp 19,5 miliar. Sementara Angeline mendapat warisan sebesar 60 persen dari total harta kekayaan tersebut, atau setara Rp 11,7 miliar.
 
Sementara itu, orang tua kandungnya, Amidah dan Rusidin yang berekonomi pas-pasan merelakan anaknya diadopsi oleh orang kaya, dengan harapan anaknya akan mendapat kehidupan yang lebih baik. Rusidin hanya menikah siri dengan Amidah dan bekerja sebagai buruh bangunan. Saat mengandung Angeline, mereka berdua risau memikirkan biaya persalinan, hingga akhirnya mandor Rusidin memperkenalkan mereka dengan Margareta.(Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:kriminal,