De Rossi Tambah Panjang Daftar Cedera Azzurri

De Rossi Tambah Panjang Daftar Cedera Azzurri

Daniele De Rossi

Milan- Gelandang AS Roma Daniele De Rossi menambah panjang daftar cedera pemain Italia untuk pertandingan persahabatan melawan Portugal, empat hari setelah tim "Azzurri" menjaga harapan-harapan mereka menembus Piala Eropa 2016 tetap hidup berkat hasil imbang 1-1 di markas Kroasia. De Rossi, yang absen pada pertandingan Jumat di Split dengan cedera yang tidak dijelaskan lebih jauh, gagal melewati tes kebugaran pada latihan Minggu pagi dan dicoret untuk pertandingan Selasa(16/4/2015) di Jenewa. Pernyataan dari federasi sepak bola Italia (FIGC) berbunyi, "Evaluasi gelandang Roma oleh staf medis setelah latihan mengonfirmasi ia tidak dapat dimainkan untuk pertandingan di Jenewa, dan ia akan meninggalkan kamp (latihan)." Pelatih Italia Antonio Conte sudah tidak dapat memainkan kiper Gianluigi Buffon (cedera lutut) dan bek Lorenzo di Silvestri (cedera lutut), yang keduanya mendapat cedera tersebut pada pertandingan melawan Kroasia. De Silvestri, khususnya, menghadapi menepi beberapa bulan setelah menderita kerusakan ligamen ikat anterior lutut saat ia baru bermain kurang dari setengah jam. Laporan-laporan pada Minggu mengatakan ia harus menjalani operasi. Hasil itu membawa Kroasia memuncaki klasemen Grup H dengan keunggulan dua angka mereka atas Italia dan membantu 'Azzurri" terhindar dari digeser Norwegia, yang ditahan imbang tanpa gol oleh Azerbaijan di Oslo dan tetap menghuni peringkat ketiga dengan selisih dua angka. Namun pasukan Niko Kovac belum bisa bernafas lega. Kroasia berkeringat dingin akibat kemungkinan sanksi-sanksi UEFA terkait insiden terkini yang mencoreng wajah federasi sepak bola negara itu (HNS), dan memperburuk reputasi penggemar negara itu. Pada pertandingan Jumat, swastika besar terlihat di lapangan di Stadion Poljud, kandang tim papan atas Liga Kroasia Hajduk Split. Diyakini lambang itu dibuat dari campuran zat kimia yang dibakar di atas lapangan dan masih terlihat saat peluit panjang berbunyi meski para pekerja stadion telah berusaha menghapusnya. Insiden itu, yang kini sedang diselidiki polisi, merupakan insiden terakhir dari rentetan panjang -- termasuk aksi kekerasan dan sikap rasis -- hal-hal memalukan di negeri itu. Pertandingan Jumat dimainkan tanpa kehadiran penonton, stadion benar-benar kosong sebagai hukuman untuk aksi kekerasan penggemar dan insiden-insiden rasis ketika Kroasia bermain melawan Norwegia pada fase awal kualifikasi. November silam, kekerasan penggemar dan lemparan-lemparan suar ke lapangan menodai pertandingan kualifikasi antara Italia melawan Kroasia di Stadion San Siro di Milan, yang berakhir dengan skor imbang 1-1 menyusul diinterupsinya pertandingan sebanyak beberapa kali. Juru bicara HNS, Tomislav Pacak, mengatakan mengenai swastika itu, "Itu nyata-nyata merupakan tindakan sabotase dan tindakan kriminal. Kami mengutuk hal itu dan meminta polisi serta badan-badan judisial untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab untuk hal yang bukan hanya memalukan sepak bola Kroasia, namun seluruh negeri." Juru bicara UEFA berkata kepada polisi bahwa pihaknya menunggu laporan-laporan wasit dan delegasi badan pertandingan sebelum memutuskan apakah akan membuka penyelidikan terhadap masalah ini. Sementara itu, absennya sejumlah pemain Italia, dapat merugikan mereka menjelang pertemuan melawan Portugal, di mana penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldi mencetak trigol pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 saat menang 3-2 atas Armenia pada Sabtu. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,