Batik Danar Hadi Bandung Modern Sarat Tradisi

Batik Danar Hadi Bandung Modern Sarat Tradisi

Beberapa Kreasi Batik karya Desainer Danar Hadi.(Foto:Wa Ode)

Bandung- Batik dikenal sangat kuat mencerminkan budaya Indonesia. Menyadari hal ini, batik Danar Hadi Bandung kembali meluncurkan Rumah Batik di Jl RE Martadinata No 60 Bandung dengan sentuhan modern namun tetap sarat akan apresiasi terhadap tradisi Indonesia. 
 
Hal ini kian tampak saat menggelar pergelaran busana koleksi terbarunya yang mengangkat tema "Glamorours Meets Purity". Pergelaran busana ini menampilkan bintang tamu Teuku Zacky dan Ilmira sang istri. 
 
Serangkaian koleksi busana cantik sedikitnya 60 gaun-gaun mewah ditampilkan Danar Hadi Exclusive dengan berbagai ragam hias motif, cemukiran, jumputan dan geometris. Seluruh koleksi dihadirkan dalam ragam warna-warna pilihan dengan direapkan diatas bahan sutra dan crepe melayang untuk memperoleh kesan mewah dan elegan. 
 
Danar Hadi tak hanya menonjolkan kreasi desainer yang sudah dimilikinya yang khusus merancang untuk keperluan Danar Hadi di Indonesia, namun terbuka untuk desainer lain yang dapat bekerja sama. Misalnya saja hadirnya desainer Priyo Oktaviano yang sexara piawai memadumadankan bahan sifon dengan sutra melalui garis desain yang simple sehingga menghasilkan busana yang eksklusif. Karya-karya Priyo ditempatkan diawal pergelaran busana sehingga terlihat perbedaan yang menonjol satu sama lainnya. 
 
Pada kesempatan itu juga ditampilkan kreasi perancang busana Chossy Latu yang sangat kenyang dengan pengalaman karena sempat menjadi tangan kanan desainer batik Iwan Tirta selama 15 tahun. (Untuk karya Chossy Latu akan dibahas tersendiri). 
 
Menurut Diana Santosa, Managing Director PT Batik Danar Hadi disela-sela acara mengungkapkan bahwa untuk Kota Bandung, karena tingginya minat masyarakat akan hijab, Danar Hadi pun menyediakan batik-batik hijab yang pantas jadi acuan. "Meski pada awalnya kami tidak menghususkan diri menyediakan busana Muslim, tetapi karena tingginya permintaan, maka Danar Hadi menyesuaikan dengan permintaan pasar, tetapi tetap memperhatikan kaidah hijab yang baik dan benar, terutama pilihan bahan dan corak batik yang tetap mewah selalu jadi perhatian," ujar Diana ramah, Senin (15/6/2015).  
 
Dia mengatakan, untuk Kota Bandung khususnya Jawa Barat, bisa mendrop bahan dan pakaian stok jadi antara 700 potong dari kisaran 3.000-5.000 potong bahan dan kain Danar Hadi. " Ini sangat baik, semua itu dikerjakan di Solo, karena produksi batik itu di  Solo, kalau Jakarta kita punya garmen, meski demikian, Danar Hadi tetap mempertahankan catting sehingga para pelanggan tetap tidak merasa berubah saat mengenakan pakaian koleksi Danar Hadi baik untuk bahan katun, sutra, maupun crape dan lainnya," kata Diana. 
 
Berada di Danar Hadi Jl Martadinata kita diajak menikmati konsep toko yang lebih modern sekaligus sebagai upaya untuk mengusung batik menjadi tren modern namun tetap menonjolkan nilai-nilai kebudayaan dan etnik di Indonesia. Anda cinta batik? Tampaknya perlu main ke Danar Hadi Bandung. (Ode)**
.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,