Soal Kabinet, DPR Kaget atas Sikap Jokowi

Soal Kabinet, DPR Kaget atas Sikap Jokowi

Anggota DPR Fraksi Golkar Bambang Soesatyo menunjukkan surat perubahan nama kementerian (nomenklatur) dalam Kabinet Joko Widodo - Jusuf Kalla di sela rapat tertutup Bamus DPR, di Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pembahasannya, DPR juga meminta Presiden Joko

Jakarta - Secara etika Presiden Jokowi akan mengumumkan kabinetnya, setelah DPR mengeluarkan pertimbangan yang telah diminta oleh presiden. "Oleh karena itu, Rabu malam saya kaget ada informasi presiden akan mengumumkan kabinet, sedangkan presiden telah mengirimkan surat (meminta pertimbangan) kepada DPR," aku Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung Nusantara II Jakarta, Kamis (23/10/2014).
 
Fahri meyakini, pengumuman kabinet Jokowi-JK tidak akan dilakukan sebelum DPR menjawab surat Jokowi yang telah masuk ke pimpinan DPR tanggal 22 Oktober 2014. Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPR memiliki waktu tujuh hari untuk menjawab surat itu.

"Jokowi sudah menyerahkan surat pada lembaga negara untuk meminta pertimbangan, maka dia harus menunggu pertimbangan dalam waktu tujuh hari, itu sesuai undang-undang," tegasnya.

Menurutnya, DPR diberikan pertimbangan terkait perubahan nomenklatur di kementerian yang telah diatur dalam undang-undang. Kondisi itu berbeda dengan lembaga yang tidak diatur dalam undang-undang, tapi diminta untuk memberikan pertimbangan.

Disebutkan, mekanismenya Kamis 23/10 pukul 14.00 WIB ada rapat pengganti Badan Musyawarah, untuk menanyakan sikap fraksi terkait surat Presiden. Sifat rekomendasi yang diminta Presiden kepada DPR bisa diminta atau tidak, teapi saat ini presiden sudah meminta kepada DPR.(Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,