Polisi Buru Istri Pemotong 'Anu' Suaminya Sendiri

Polisi Buru Istri Pemotong 'Anu' Suaminya Sendiri

Ilustrasi.(Foto:Net)

Kotabumi - Jajaran kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap seorang istri yang memotong kemaluan suaminya sendiri, yang terjadi di Kabupaten Lampung Barat.

Kepolisian Resor Lampung Barat melalui Polsek Sumberjaya, Kamis (18/6) menyatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap Endah (45), warga Pemangku Utama II Pekon Puralaksana Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, karena telah memotong kemaluan Endang (49) suaminya, Senin lalu. 

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini," kata Kapolsek Sumberjaya Komisaris Ruslan Bahri. Pihaknya sudah mengamankan potongan kemaluan milik korban yang berada di kamar tidur. 

Polisi juga mengamankan sebilah golok yang masih berlumuran darah, diduga sebagai alat untuk memotong kemaluan Endang. "Kami juga sudah menghimpun data-data mengenai pelaku dari saudaranya," ujarnya.

Terkait motif pelaku melakukan hal itu, dia belum bisa menjelaskan mengingat atas peristiwa itu korban masih syok dan belum dapat dimintai keterangan.

Edi (21) anak korban menerangkan, sebelum kejadian saat itu ayah dan ibunya sempat terbangun untuk buang air kecil. Setelah itu, ayahnya langsung pergi ke kamar tidur, namun istrinya tidak diketahui apakah langsung ikut tidur atau tidak. 

"Bapak saya mendadak kaget dan terbangun melihat bercak darah keluar dari kemaluannya. Dia juga berusaha melindungi anaknya yang masih kecil," ujarnya. Sebelum dipotong alat kemaluannya, ayahnya dipukul lebih dulu dengan batu cobek.

Dalam keadaan setengah sadar, menurut Edi, kemaluan ayahnya langsung dipotong oleh ibunya. Saat ini, kondisi ayahnya sudah mulai membaik. Namun, jika ditanya oleh sanak saudaranya, dia hanya menangis. 

Namun aktivitas korban pemotongan alat vital itu, seperti makan dan mandi belum bisa normal. Sedangkan, untuk buang air kecil menggunakan selang kecil yang dipasang dokter. "Pas sampai di RS Handayani, langsung dipasang selang untuk buang air seni, dan malam harinya dilakukan operasi untuk membersihkan daerah kemaluannya biar tidak terkena infeksi," katanya.

Keluarga korban meyakini, dalam waktu dekat korban sudah bisa dibawa pulang. "Kemungkinan nggak lama orangtua saya sudah diizinkan pulang oleh pihak RS jika tidak ada halangan," kata Edi. Korban telah dirujuk untuk dirawat di RS Handayani Kotabumi Lampung Utara.(Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:kriminal,