BPK Temukan Kejanggalan Anggaran Jalan Pantura

BPK Temukan Kejanggalan Anggaran Jalan Pantura

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta -  Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan kejanggalan dalam audit proyek pembangunan jalan Pantura. Temuan didapat pada dua tahun anggaran, yakni 2013 dan 2014.
 
Penyelengaraan jalan nasional Pantai Utara Jawa (Pantura) selama tahun anggaran 2013 didukung dengan anggaran Rp 956 miliar, sedangkan tahun anggaran 2014 sebesar Rp 1,409 triliun. Namun, dalam pelaksanaannya, realisasi anggaran pada 2013 tercatat hanya Rp 893 miliar, dan di tahun 2014 sebesar Rp 1,224 triliun.
 
BPK kemudian mengaudit sebagian ruas Pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan panjang 709,57 kilometer, yang terealisasi masing-masing sebesar Rp 691 miliar dan Rp 1,109 triliun.

Menurut anggota IV BPK Rizal Djalil, pihaknya telah berusaha mengaudit untuk mencatat kerugian negara, tetapi sejauh ini belum ditemukan. ''Kami melakukan audit bersama Kementerian PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), jadi tidak ada istilah melakukan sepihak. Nantinya penegak hukum yang akan menanyakan kepada BPK jika ada kerugian negara,'' ujar Rizal, usai melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri PUPR, di Kantor Kementerian PUPR, Rabu (17/6).

Menurutnya, jika memang terjadi apa-apa, maka pihaknyalah yang ditanya terlebih dahulu. Sebetulnya hasil pemeriksaan sudah ada sejak seminggu yang lalu.  "Namun, kami tidak bisa menyampaikan dulu sebelum ada tanggapan menteri,'' katanya.

Dalam hasil audit, lanjunta hanya ditemukan sejumlah kekurangan drainase atau saluran air yang tidak terpasang sepanjang kurang lebih 800 km. ''Yang saya kaget, jalan hampir 800 km enggak ada drainasenya, tapi Kementerian PUPR sudah berjanji akan buat drainase nasional,'' katanya. (Jr.)**.
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,