Polda Jabar Survei Pemetaan Titik Rawan Macet

Polda Jabar Survei Pemetaan Titik Rawan Macet

Titik Rawan Macet Kota Bandung. (Foto: Net)

Bandung  - Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar akan melakukan survei pemetaan titik rawan kemacetan di Kota Bandung dan Bogor dalam rangka memecahkan masalah lalu lintas di kota itu.

"Kota Bandung dan Bogor memiliki masalah lalu lintas cukup tinggi terutama kemacetan, Direktorat Lalu Lintas melakukan survei dan pemetaan, selanjutnya akan menjadi masukan bagi pengambil kebijakan yakni pemerintah daerah," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Joko Rudi di Bandung, Kamis (23/10/2014).

Ia menyebutkan, penyebab kepadatan lalu lintas di kota itu, tidak lepas dari tingginya pertumbuhan populasi kendaraan roda dua maupun empat yang tidak seimbang dengan pertumbuhan ruas jalan di kawasan itu.

Selain itu, menurut dia, pertumbuhan populasi kendaraan itu juga perlu diikuti dengan perkembangan sarana dan prasarana selain jalan raya juga jembatan penyeberangan orang, jembatan layang, pengembangan moda angkutan massal dan lainnya.

"Selain sarana dan prasarana yang perlu dilengkapi, Kota Bandung dan Bogor juga menjadi penyangga DKI Jakarta sehingga mobilitasnya tinggi," katanya.

Joko menyebutkan pihaknya kini tengah mempersiapkan tim yang akan melakukan survei titik 'blankspot' maupun 'trouble spot' yang dimungkinkan sering terjadi kemacetan.

"Kemacetan merupakan masalah bersama, tidak bisa dipecahkan sendiri-sendiri harus dilakukan secara serentak di kawasan, termasuk dalam pemenuhan sarana dan prasarana," katanya.

Dirlantas Polda Jabar menyebutkan pertumbuhan kendaraan di Jabar cukup tinggi.

Menurut dia penambahan sepeda motor mencapai 22 ribu unit per bulannya, demikian halnya dengan kendaraan roda empat yang mencapai enam ribu unit per bulan. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:jabar,