Omzet Pabrik Kosmetik Ilegal Capai Puluhan Juta Rupiah

Bandung - Kasat Serse Polrestabes Bandung AKBP M Ngajib menjelaskan awal mula pengungkapan kasus pabrik kosmetik tidak berijin di Jl. Margacinta No. 190 Rt 05/02 Kel. Margaasih, Kec. Buahbatu Kota Bandung.

Awal mula pengungkapan kasus tersebut dari laporan masyarakat, diduga ada praktik produksi keperluan kosmetik yang tidak berijin dan standar mutunya di bawah. "Pabrik kosmetik rumahan ini tidak memiliki ijin, maksudnya administrasi perijinan yang seharusnya dilakukan diabaikan," bebernya kepada wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa Kota Bandung, Jumat (19/6/2015).

Dirinya memaparkan, omset penjualan dari pabrik kosmetik rumahan itu per harinya mencapai puluhan juta rupiah. "Bisa diperkirakan omzet per harinya mencapai 15 - 30 juta rupiah," paparnya.

Ditanya apakah memang sulit membuat perijinan melihat informasi yang diperoleh pabrik itu beroperasi sejak  2005 dan baru terungkap saat ini, menurutnya pihak kepolisian tidak memiliki kewenangan dalam permasalahan itu. "Ada yang berwenang, bukan dari pihak kami mungkin nanti bisa ditanyakan ke Dinas Kesehatan," tandas Ngajib.

Diberitakan sebelumnya, sebuah pabrik kosmetik rumahan disegel pihak kepolisian Polrestabes Bandung, karena pabrik itu tidak memiliki ijin sah memproduksi keperluan kosmetik seperti sabun, hand body dan minyak urut. Pihak kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti, berupa hasil produksi peralatan kosmetik yang siap edar di pasaran. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,