Daging Ayam Mahal Masyarakat Jangan Panik

Daging Ayam Mahal Masyarakat Jangan Panik

Masyarakat jangan panic buying saat beli daging ayam. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dody Firman menekankan kepada masyarakat Jawa Barat untuk tidak melakukan panic buying saat harga daging ayam mengalami kenaikan. Hal seperti ini adalah suatu kebiasaan rutin saat datangnya bulan Ramadan dan Idul Fitri.

 

Menurut Dody Firman, harga daging ayam itu sudah biasa naik saat datang bulang Ramadan, jadi masyarakat harus tetap tenang dan jangan panik saat membeli daging.

 

“Jika masyarakat panik dan langsung memborong daging ayam, maka harga daging ayam pun otomatis akan naik drastis, ini akan merugikan masyarakat juga jika harga daging semakin mahal,” seru Dody Firman di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Jumat siang (19/6/2015).

 

Dody Firman menegaskan, masyarakat Jawa Barat tidak usah khawatir akan pasokan daging ayam soalnya selama Ramadan pasokan daging ayam di Jawa Barat stoknya ada 592.878 ton.

 

“Stok kita aman karena kebutuhan daging di Jawa Barat cuma 248.660 ton, jadi masih banyak lebihnya,” tegasnya.

 

Kadisnak Jabar juga menyarankan kepada masyarakat agar tidak tergantung pada daging ayam saat Ramadan dan Idul Fitri nanti, daging ayam itu kebutuhan elastis, jadi bisa digantikan dengan yang lain.

 

“Daging ayam itu bisa digantikan dengan daging sapi, domba, atau ikan agar tidak tergantung terus pada pasokan jika sedang langka atau sedikit,” sarannya. (Ode)**

 

.

Categories:Bandung,
Tags:,