Ratusan PKL Monas Ngamuk, Pos Satpam pun Dibakar

Ratusan PKL Monas Ngamuk, Pos Satpam pun Dibakar

Kebakaran pos Satpam Monas (Foto: Twitter @BPBDJakarta)

Jakarta - Penertiban untuk mengatasi  para PKJL yang membandel di kawasan Monas,  Jakarta Pusat berlangsung ricuh. Penertiban itu sendiri dilakukan oleh tim gabungan dari Satpol PP DKI Jakarta dan pihak kepolisian.
 
"Saat ini kegiatan penertiban PKL di kawasan Irti Monas dalam pengamanan polri dan lalu lintas tersendat,” demikian pernyataan TMC Polda Metro Jaya di akun twitter,@TMCPoldaMetro.
 
Namun demikian, dalam proses penertiban terjadi bentrok dan berakhir ricuh, khususnya antara pihak aparat dan para PKL di kawasan Monas.  Bahkan, kericuhan antara aparat dan PKL menyebabkan terbakarnya salah satu pos Satpam di Monas. Hingga kini, api tersebut masih terus dipadamkan oleh pihak kepolisian.
 
"Aparat kepolisian pun masih terus berusaha untuk memadamkan api yang membakar bagian dari Pos Satpam di Monas, Jakpus,” sebut pernyataan BPBD DKI Jakarta di akun @BPBDJakarta.
 
Kerusuhan dipicu oleh tidak terima lapaknya ditertibkan, sehingga ratusan PKL kembali melakukan penyerangan kepada para personel Satpol PP yang berjaga di pintu Timur kawasan Monas, Jakarta Pusat. Penyerangan juga dilakukan pada perusakan sejumlah fasilitas berjualan di Lenggang Jakarta. Aksi penyerangan mulai dilakukan saat personel Satpol PP yang sedang berbuka puasa sekitar pukul 19.00 WIB.
 
Awalnya para PKL secara tiba-tiba datang dan menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan balok kayu, selanjutnya melakukan melakukan pembakaran Pos Satpam di Monas. Petugas yang berjaga terpaksa berusaha untuk menyelamatkan diri.
 
"Petugas di lapangan tiba-tiba diserang saat melakukan penjagaan. Petugas juga dilempari dengan batu. Agar jangan sampai ada korban lagi, petugas segera kita tarik," kata Kepala Seksi Operasional Satpol PP DKI Jakarta, Sugianto.
 
Selain itu, sebanyak enam motor yang sedang terparkir di kawasan Monas Timur juga ikut dirusak oleh massa PKL. "Penyerangan kepada petugas ini sangat serius, apalagi sudah melakukan perusakan, kita akan segera koordinasikan untuk melakukan tindakan selanjutnya," katanya.
 
Sementara itu, pihak Polres Metro Jakarta Pusat memeriksa empat orang saksi terkait pengrusakan Food & Culture Park Lenggang Jakarta di Monas, yang dilakukan oleh ratusan massa pedagang kaki lima (PKL). "Kita sedang melalukan pemeriksaan tiga saksi dan ada satu dugaan tersangka yang sudah kita amankan, dan masih menunggu proses pemeriksaan," kata Kapolsek Metro Gambir, AKBP Susatyo Purnomo.
 
Menurutnya, dalam aksi penyerangan dan pengrusakan tersebut tak memakan korban jiwa baik dari Satpol PP maupun para PKL, serta pengunjung yang sedang berwisata di kawasan Monas. "Korban jiwa tidak ada, tadi berhasil kita antisipasi sehingga tak ada korban jiwa. Hanya kantor di sini saja (Lenggang Jakarta) dan beberapa kendaraan dirusak. Yang dibakar hanya tenda-tenda saja," katanya.
 
Namun Susatyo belum mengetahui berapa kerugian yang dialami pihak pengelola Lenggang Jakarta serta Satpol PP. Pihaknya masih menunggu laporan penghitungan kerugian, akibat aksi pengrusakan tersebut. "Masih menunggu penghitungan dari pihak Lenggang Jakarta," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,