Pelanggaran Perda di Ramadan Diprediksi Tinggi

Pelanggaran Perda di Ramadan Diprediksi Tinggi

Ilustrasi, Personil Satpol PP saat menerima himbauan.(Net)

Bandung - 313 personil disiapkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, dalam mengamankan 7 titik zona merah yang rawan pelanggaran Perda selama Ramadan 2015 ini.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Eddy Marwoto, mengatakan tindak pelanggaran Perda selama Ramadan  semakin tinggi.

Misalnya, pada hari keempat Puasa, Satpol PP sudah mengamankan empat truk barang milik pedagang kaki lima yang berjualan di zona merah.

"Kami mengupayakan supaya umat Muslim di Kota Bandung bisa menjalani Puasa dengan nyaman, tertib dan indah. Kemarin juga kita sudah menertibkan barang-barang milik PKL yang tetap berjualan di zona terlarang, zona merah," ujar Eddy usai apel di Markas 2 Satpol PP, Alun-alun  Kota Bandung, Senin (22/6/2015).

Dirinya menjelaskan, personel telah disebar ke beberapa pos pelayanan dan pengaduan, yang bertujuan untuk memudahkan penertiban dan pengaduan dari masyarakat atas pelanggaran yang terjadi di 39 wilayah Kota Bandung.

7 titik zona merah berada di Kawasan Alun-alun yaitu Jalan Merdeka, Otista (Tegalega), Dalem Kaum, Kepatihan, Dewi Sartika, dan Asia Afrika. Selain itu ada kawasan lain yang dipantau Satpol PP adalah kawasan Cikapundung Timur dan Braga.

"Sembilan titik itu yang dianggap rawan dan banyak pelanggaran. Di sana ada petugas untuk menindak masyarakat yang melanggar," pungkasnya.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,