449 Dusun di Gunung Kidul Terancam Kering Kerontang

449 Dusun di Gunung Kidul Terancam Kering Kerontang

Ilustrasi.(Foto:Net)

Gunung Kidul - Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperkirakan sebanyak 449 dusun di 70 desa berpotensi kekeringan pada musim kemarau 2015.

"Datanya bisa berubah karena perkiraan 70 desa itu mengacu data 2014," kata Kepala Seksi Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Gunung Kidul Gustarto di Gunung Kidul, Senin (22/6/2015).

Ia mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari camat di masing-masing wilayah. "Untuk data pasti, kami tunggu laporan dari camat," katanya.

Menurut dia, potensi kekeringan juga didominasi di wilayah bagian selatan. Sedangkan untuk kecamatan, kekeringan terparah di Kecamatan Girisubo dan Rongkop.

"Potensinya masih di bagian selatan. Di wilayah setelatan selalu menjadi langganan kekeringan," katanya.

Ia mengatakan distribusi air hanya dilakukan untuk wilayah yang belum memiliki tangki air. Fokus yang disasar adalah kecamatan-kecamatan yang tidak memiliki mobil tangki pengangkut air.

"Kami juga tetap melihat keadaan, bila memang kecamatan kewalahan kami akan membantu dalam penyaluran," katanya.

Kepala Dinsosnakertrans Gunung Kidul Dwi Warno Widinugroho menambahkan pihaknya baru berkoordinasi dengan beberapa kecamatan terkait distribusi air. Namun demikian, hasil kajian yang dilakukan kemarin adalah belum diperlukan upaya distribusi dari Dinsosnakertrans.

"Kekeringan belum merata di kecamatan, jadi belum ada permintaan distribusi air," katanya.

Ia berharap pihak desa aktif untuk melihat perkembangan kekeringan di masing masing desa. Dengan demikian, secara cepat mengajukan proposal bantuan air bersih.

"Jangan sampai bantuan salah sasaran dan hanya dinikmati segelintir orang," katanya. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:bencana,