Awas Perampok Hipnotis Batu Akik Berkeliaran

Awas Perampok Hipnotis Batu Akik Berkeliaran

Ilustrasi.(Foto:Net)

Pekanbaru - Jajaran Kepolisian Resort Pelalawan, Riau, memburu pelaku hipnotis yang telah beraksi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, dengan modus menawarkan batu cincin untuk memperdaya korbannya.

"Modus yang digunakan pelaku untuk memperdaya korbannya adalah dengan menawarkan batu cincin," Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada Antara di Pekanbaru, Senin (22/6/2015).

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan korban yang bernama Dewi Sartika (22) ke Mapolres Pelalawan pada Sabtu lalu (20/6), kejadian tersebut bermula saat korban selesai berbelanja di Pasar Swalayan.

Setelah selesai berbelanja, korban lalu ditemui oleh kedua pelaku di pakiran pasar. Selanjutnya, pelaku lalu menawarkan batu cincin untuk kemudian menarik simpati calon korbannya.

Saat korban mulai tertarik, jelasnya, pelaku lalu melancarkan aksinya dengan cara mengajaknya berbicara dan membuat korbannya tidak sadar diri.

Pada saat korban sudah tidak sadar, pada kejadian yang terjadi pada siang hari tersebut, para pelaku lalu mengajak korban ke sebuah tempat. Selanjutnya para pelaku lalu meyakinkan bahwa Dewi yang merupakan pegawai swasta itu dalam keadaan yang tidak sehat dan membutuhkan pengobatan secara tradisional.

Untuk mengobati Dewi, lanjut Guntur, pelaku lalu memintanya untuk menyerahkan barang berharganya kepada kedua pelaku. Sementara barang berharga telah diberikan, pelaku lalu meminta kepada Dewi untuk ke pasar dan membeli jeruk.

"Akan tetapi sesampainya ditempat yang dimaksud, korban baru tersadar telah menjadi korban hipnotis," jelasnya.

Akibatnya, korban harus rela kehilangan perhiasan berupa dua cincin emas, dompet dan telepon genggam.

Atas kejadian tersebut, Kabid Humas lalu mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap perilaku kejahatan yang marak terjadi di pusat keramaian. Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat agar menghindari membawa barang-barang berharga pada saat keluar dari rumah. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:kriminal,