Serangan Udara Sekutu Tewaskan 500 Gerilyawan

Serangan Udara Sekutu Tewaskan 500 Gerilyawan

Serangan Udara Sekutu Tewaskan 500 Gerilyawan

Mursitpinar - Serangan udara pimpinan Amerika Serikat di Suriah menewaskan lebih dari 500 gerilyawan dalam sebulan, sementara petempur Kurdi siap memperkuat kota perbatasan Kobane, kata laporan, Kamis (23/10/2014).

Pertempuran di Kobane menjadi penting baik bagi gerilyawan IS (Negara Islam) maupun lawannya, dengan pejabat Amerika Serikat mengatakan petempur Kurdi, yang mempertahankan kota itu, tampaknya meningkatkan kemampuan menghadapi serangan kelompok garis keras tersebut.

IS, yang Juni mengumumkan satu "kekhalifahan" di wilayah yang dikuasainya di Irak dan Suriah, disebut sebagai kelompok "teror" terkaya di dunia degan pendapatan satu juta dolar AS se hari dari penjualan minyak di pasar gelap saja.

Para warga Kurdi di Kobane terkepung selama lebih dari sebulan, bersemangat kembali dengan satu janji balabantuan Kurdi Irak dan pengiriman senjata AS yang melalui pesawat.

"Saya kira para petempur Kurdi akan mampu bertahan," kata seorang pejabat pertahanan di Komando Sentral AS yang berbicara tanpa bersedia namanya disebutkan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan 200 tentara peshmerga Kurdi Irak akan datang melintasi negaranya untuk bergabung dalam pertempuran di Kobane, di mana IS memiliki 1.000 petempur.

AS dan sekutu-sekutu Arabnya juga meningkatkan serangan-serangan udara terhadap IS di Suriah.

Serangan udara sebulan telah memewaskan 553 orang sebagia besar petempur IS termasuk 32 dari luar negeri,kata Observatorium Suriah untuk Hak Assi Manusia (SOHR).

Korban dipihak gerilyawan itu termasuk 464 petempur IS dan 57 dari Front Al-Nusra yang berafilasi dengan Al Qaida, kata SOHR yang bermakas di Inggris itu.

Setelah pertama dipusatkan pada Irak, koalisi pimpinan AS itu memperluas serangan-serangan mereka ke Suriah baru-baru ini termasuk di Kobane.

Komando Sentral AS mengatakan dalam data terbarunya menyangkut serangan-serangan baru dekat kota itu telah menghancurkan pangkalan-pangkalan IS, satu kendaraan dan satu pusat komando dan pengawasan.

Di Irak, target-target IS yang diserang termasuk posisi tempur, sebuah kendaraan dan satu pusat pelatihan.

David Cohen, Wakil Menteri Keuangan AS Urusan Terorisme dan Intelijen Keuangan mengatakan IS sekarang dapat mengumpulkan dana puluhan juta dolar AS setiap bulan.

Di medan tmur, para petempur IS bergerak maju di dan sekitar Kobane, kata SOHR.

IS juga menguasai sejumlah desa barat Kobane, setelah terlibat baku tembak dengan para petempur Kurdi.

Kurdi mengatakan para petempur mereka letih dan putus asa atas balabantuan yang dijanjikan dari wilayah Kurdi Irak.

Para anggota di sana Rabu setuju mengirim para petempur pershmerga mereka, setelah Turki mengatakan pihaknya akan mengizinkan mereka melintasi wilayahnya untuk pergi ke Kobane.

Seorang pejabat Kurdi Irak mengatakan para petempur itu "akan tetap berada di sana sampai mereka tidak diperlukan lagi". (AY)

.

Categories:Internasional,