Marak, Transaksi Gunakan Ringgit di Pasar Baru

Marak, Transaksi Gunakan Ringgit di Pasar Baru

Bandung – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat (KPWBI Jabar) sebelumnya telah menegaskan, penggunaan mata uang asing dilarang dalam transaksi di dalam negeri. Namun kenyataannya penggunaan mata uang asing itu, masih banyak ditemukan di Pasar Baru Bandung.
 
Mata uang Ringgit banyak digunakan dalam transaksi jual beli, yang dilakukan antar pedagang di Pasar Baru. Pedagang Malaysia yang menitipkan dagangan ke pemilik kios di Pasar Baru didapati, masih menggunakan Ringgit dalam bertransaksi.
 
"Ringgit digunakan oleh pedagang asing yang menitipkan dagangannya. Biasanya digunakan untuk memberikan kembalian" ungkap salah seorang pedagang Betri, Senin (29/6/2015).
 
Betri mengatakan, Ringgit yang dia dapatkan nantinya ditukarkan ke money changer yang ada di Pasar Baru. Namun,  salah satu pengelola Money Changer bersertifikat Bank Indonesia, PT Prima Untung Jaya menyatakan, pihaknya tidak pernah lagi menerima penukaran mata uang asing dari pedagang di Pasar Baru.
 
“Biasanya hanya pengunjung asing yang biasanya menukar uang di sini, sebelum pengunjung asing berbelanja,” ungkap pria yang tidak mau disebutkan namanya.
 
Sementara itu, Kharisma Njai salah satu pengunjung rutin asal Malaysia mengaku, dirinya tidak menggunakan Ringgit di Pasar Baru. Kharisma yang selalu berkunjung setiap tiga bulan ke Pasar Baru ini mengaku merasa sedikit kesulitan harus menukar uang sebelum berbelanja. 
 
“Saya merasa kerepotan karena harus menukar uang dengan rupiah sebelum belanja. Sebab pelayanan yang diberikan pengelola money changer di Pasar Baru tidak cukup cekatan.,” ungkapnya. 
 
Kharisma mengaku, dirinya tidak begitu paham perbedaan antara money changer yang bersertifikat resmi dan yang tidak. Ia sendiri tidak begitu menghiraukan status dari money changer yang ia datangi, yang penting bisa menukarkan uang Ringgitnya dengan Rupiah. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,