Penyelewengan Dana BOS SDN Kejaksan Gunakan SPJ Fiktif

Penyelewengan Dana BOS SDN Kejaksan Gunakan SPJ Fiktif

Bandung - Sidang lanjutan dugaan penyelewengan dana BOS Yudi Hudoyo, mantan Kepala Sekolah SDN Kejaksan  Kota Cirebon kembali digelar di ruang 3 Pengadilan Tipikor Bandung Jl. LRE. Martadinata Kota Bandung, Senin (29/6/2015).

Dalam sidang yang mengagendakan keterangan  5 saksi terungkap, penyelewengan dana BOS ternyata berawal dari pembuatan SPJ yang dilakukan terdakwa yang meminta bantuan sekolah lain. Saksi Nining, yang merupakan staff di SDN Kejaksan Cirebon mengatakan, awalnya terdakwa meminta bantuan saksi untuk mengurus surat pembuatan SPJ.

"Saya tidak bisa membantu, karena tidak mengerti dan tidak bisa IT, sehingga saya arahkan kepada Heru seorang pegawai swasta," ungkapnya di ruang sidang. Sedangkan untuk memenuhi apa yang diinginkan terdakwa Yudi, Heru membuat stempel - stempel, dan nota pembelian ATK.

Sementara itu, saksi Sri seorang guru SD merangkap bendahara barang di SDN Kejaksan Cirebon mengaku, dirinya hanya sering menandatangani surat pengajuan yang diberikan terdakwa, tanpa dilihat lagi jenis barang keperluan sekolah. "Saya hanya menandatangani setiap pengajuan, tidak mengerti IT," bebernya.

Sidang dugaan korupsi, yang merugikan keuangan negara senilai 300 juta rupiah itu pada anggaran pendidikan tahun 2011 sampai Desember 2013, akan digelar kembali Senin (6/7/2015) depan. Agenda sidang masih menghimpun keterangan saksi. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,