34 Juta Ekor Ayam Disembelih Sambut Ramadan Hingga Lebaran

34 Juta Ekor Ayam Disembelih Sambut Ramadan Hingga Lebaran

Ilustrasi Foto - Net

Bandung – Pada bulan Ramadan hingga Lebaran tahun 2015, sedikitnya ada 34 juta ekor ayam yang disembelih atau dipotong untuk dikonsumsi warga Jawa Barat. Pasokan itu tentunya melebihi kebutuhan tahun lalu yang berada di bawahnya.

 

Menurut Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dodi Firman, meskipun kebutuhan akan komoditas ayam potong cukup meningkat di tahun ini, namun ketersedian stok terbilang cukup aman.

 

“Kita stok aman melebihi 34 juta ekor, malah surplus karena stok kita mencapai 89 juta ekor. Surplus itu kita manfaatkan untuk membantu provinsi lain seperti Banten dan DKI,” kata Dodi Firman saat dihubungi, Senin (29/6/2015).

 

Ia menjelaskan, dengan surplusnya daging ayam maka harga daging ayam di Jawa Barat masih bisa terkontrol.

 

“Kenaikan harga daging ayam masih normal, ada di kisaran Rp 35.000/kg, itu sudah termasuk harga tinggi meskipun saat awal puasa sempat di kisaran Rp 40.000/kg. Hingga datang hari Lebaran diprediksi harga daging ayam akan tetap stabil di kisaran Rp 30.000/kg sampai Rp 40.000/kg. Biasanya lonjakan harga terjadi sejak H-7 hingga H-3 Lebaran,” jelasnya.

 

Meskipun pasokan tersedia dalam jumlah yang cukup banyak, namun Kadisnak mengakui kenaikan harga daging ayam bisa terjadi karena pengaruh distribusi.

 

“Saat distribusi daging ayam berbarengan dengan arus mudik, dikhawatirkan stok akan terganggu. Sebab datang daging ayam ke pasar atau agen bisa terlambat karena macet arus mudik,” cetusnya.

 

Sejauh ini Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat akan terus memantau harga daging ayam dan daging sapi, yang dikhawatirkan melonjak melebihi batas kewajaran.

 

“Kita akan pantau terus kondisi di lapangan, seperti apa saja kendala dan tantangan hingga ada kenaikan meski stok berlebih,” paparnya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:ekonomi,

terkait

    Tidak ada artikel terkait