Dewan Dukung PNS Dilarang Pakai Mobdin untuk Mudik

Dewan Dukung PNS Dilarang Pakai Mobdin untuk Mudik

Ilustrasi Foto - Net

Bandung - Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Syahrir mendukung langkah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang melarang mobil dinas (mobdin) dipakai mudik ke kampung halamannya oleh pegawai negeri sipil.

"Ya boleh-boleh saja demikian, mobil dinas dilarang dipakai mudik oleh PNS karena Gubernur Jabar menyiapkan solusinya yakni fasilitas mudik gratis dengan bus untuk PNS yang membutuhkannya," kata Syahrir di Bandung, Selasa (30/6/2015).

Ia menuturkan, pada dasarnya mobil dinas difungsikan untuk mempermudah atau menunjang kinerja aparatur negara bukan untuk mudik ke kampung halaman.

"Selain itu, kalau mobil dinas itu dipakai mudik terus terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan itu akan menjadi ribet lagi," ujar dia.

Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan mudik gratis seharusnya diperbanyak, khususnya oleh perusahaan-perusahaan melalui dana CSR-nya.

"Seharunya melalui Dinas Perhubungan Jabar, fasilitas itu (mudik gratis) tetap ada, misalnya di kita ada Bank bjb Syariah dia harus menyiapkan fasilitas mudik lebaran ataupun perusahaan bus yang ada di Jabar," kata dia.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melarang mobil dinas digunakan untuk mudik oleh para pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Provinsi Jabar pada Lebaran 2015/1436 Hijriah.

"Jawa Barat tiap tahun tidak mengizinkan (mobil dinas dipakai mudik). Ya gitu saja setiap tahun gampang, tanpa imbauan ini itu" kata Ahmad Heryawan usai menghadiri Pengukuhan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Jawa Barat, di Bandung, Selasa.

Ia mengatakan karena tidak mengizinkan mobil dinas dipakai mudik oleh PNS maka Pemprov Jabar memberikan fasilitas berupa bus gratis bagi PNS yang akan mudik Lebaran ke kampung halamannya.

"Justru kita memfasilitasi karyawan yang tidak punya kendaraan maka Pemprov Jabar memfasilitasi kendaraan besar. Bus sekaligus. Itu pakai APBD, langsung sebagai fasilitas kepada para pegawai untuk mudik saat lebaran," kata dia. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,