Satpol PP Nakal Kembali Disidang

Satpol PP Nakal Kembali Disidang

Bandung - Sidang kasus reklame bodong dengan terdakwa Asep anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, kembali digelar di ruang sidang 1 Pengadilan Negeri, Jalan R.E. Martadinata Kota Bandung, Rabu sore (1/7/2015).

Dalam sidang yang mengagendakan pemeriksaan saksi tersebut, diketahui  terdakwa Asep mengurus pemasangan  reklame milik PT Alista yang dipasang di Jalan layang Pasopati Kota Bandung.

Perizinan yang digunakan terdakwa untuk reklame tersebut diduga bodong Hal tersebut diketahui setelah pihak Satpol PP Kota Bandung melakukan razia reklame di Jalan Layang Pasopati.

Saksi Wawan mengaku diperintahkan terdakwa untuk membuatkan izin reklame bodong yaitu dengan mencontoh surat asli, setelah itu di stempel palsu, pembuatan izin reklame

"Saya cuma disuruh bikin surat seperti contoh yang diberikan terdakwa Asep, harus sama persis. Saya dibayar 1.500.000 rupiah, untuk pembuatan surat tersebut," bebernya di ruang sidang.

Menurut informasi yang dihimpun CikalNews.com, terdakwa meminta biaya Rp 2,5 miliar  untuk pemasangan reklame di 16 titik, setelah melakukan penawaran akhirnya terdakwa sepakat Rp.550 juta. Namun ternyata reklame tidak sesuai produksinya sehinggga dipotong Rp.150 juta. Dari jumlah tersebut terdakwa Asep baru dibayar Rp 300 juta.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Barita L Gaol akan dilanjutkan kembali Rabu (8/7/2015) dengan agenda masih keterangan saksi. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,