Berbohong SKTM Diblokir di Jalur Akademis

Berbohong SKTM Diblokir di Jalur Akademis

BANDUNG- Sepertinya ancaman bagi warga yang mengaku-ngaku miskin agar anaknya bisa lolos Penerimaan peserta Didik baru(PPDB) di sekolah negeri mulai serius. Ancaman itu dinyatakan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana, di Bandung, Rabu(1/7/2015).

Ia mengatakan jika sebelumnya sebanyak 1000  peserta SKTM telah mengundurkan diri dari jalur afirmasi. “Itu merupakan calon siswa tingkat SMA dan SMK. Kalau SMP belum, baru kita umumkan," kata Elih.

Menurutnya Disdik sudah membentuk tim 100 orang untuk menyelidiki kasus kecurangan ini. "Kita juga akan menyelidiki siapa tahu ada orang dalam sekolah yang terlibat. Kalau ada guru yang terlibat, akan kita tindak tegas," tandasnya.
Oleh karenannya ia menegaskan untuk orangtua yang sudah berbohong membuat SKTM dan memasukan anaknya ke jalur afirmasi dan ketahuan akan segera diblokir nama siswanya dan tidak bisa masuk melalui jalur akademis.

 “Mengingatkan agar orangtua yang mendaftarkan anaknya lewat jalur afirmasi, namun merupakan warga mampu, agar segera mencabut berkas. Jika berkas tidak segera diambil, maka tidak akan bisa mendaftar ke jalur akademik, karena namanya sudah diblokir," tegasnya.

Disebutkannya, hal itu sebagai upaya agar tidak ada pemikiran bahwa ketika mereka tidak lolos jalur akademik, mereka bisa kembali mendaftar lewat jalur afirmasi.
Karenanya, lanjut Elih, disarankan para siswa yang akan mendaftar agar pandai memilih sekolah yang akan dimasukinya. Sehingga siswa tidak salah memilih, yang mengakibatkan mereka harus mencari sekolah lagi.(Ode)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait