Juara Bertahan Petra Taklukkan Jankovic

Juara Bertahan Petra Taklukkan Jankovic

Petra Kvitova

London - Juara bertahan Petra Kvitova mengalami kekalahan mengejutkan dari mantan petenis peringkat satu dunia asal Serbia Jelena Jankovic, yang mengulang tahun-tahun terbaiknya untuk menghasilkan penampilan inspiratif di Lapangan Tengah pada putaran ketiga Wimbledon yang berlangsung pada Minggu (5/7/2015) WIB.

Petenis peringkat dua dunia Kvitova melaju mulus pada dua pertandingan pertamanya di turnamen ini, namun setelah memenangi set pertama melawan Jankovic (30), petenis Ceko itu melakukan terlalu banyak kesalahan yang membuat unggulan ke-28 itu menang 3-6, 7-5, 6-4.

Kvitova, yang memenangi gelar Wimbledon pada 2001 serta pada tahun lalu, tidak dapat menjelaskan bagaimana ia dapat kehilangan satu set dan keunggulan 4-2 untuk kalah pada pertandingan di mana ia terlihat menguasai permainan.

"Sulit untuk dijelaskan. Jika saya tahu apa yang terjadi, saya akan memberitahukan Anda. Namun saya benar-benar tidak yakin apa yang terjadi di sana. Saya seperti menguasai set kedua. Tiba-tiba saya merasa seperti, Anda tahu, bangkit, bermain dengan sedikit lebih agresif," kata Kvitova.

"Tiba-tiba dari sisi saya, saya tidak memiliki jawaban untuk itu. Serve saya tidak membantu saya kali ini. Saya benar-benar kesulitan dengan setiap tembakan yang saya mainkan." Kvitova terlihat percaya diri pada awalnya, setelah ia hanya kehilangan tiga game dari dua pertandingan pertamanya, dan ketika ia mematahkan serve Jankovic pada game keempat, ia terlihat akan melaju.

Petenis 25 tahun itu kembali mematahkan serve lawannya pada game ketiga set kedua di lapangan yang bermandikan matahari, dan unggul 4-2 ketika Jankovic kesulitan untuk menandingi kekuatannya.

Namun petenis berpengalaman asal Serbia itu harus berjuang keras pada dua pertandingan tiga set yang telah ia mainkan di All England Club, dan tahu bagaimana cara untuk bekerja keras ketika ia bangkit untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4 sebelum memaksakan set penentuan.

Set terakhir berlangsung dengan serve sampai Jankovic, yang mulai menemukan irama-irama tembakannya yang membuatnya mencapai final AS Terbuka dan memuncaki peringkat dunia pada 2008, mematahkan serve Kvitova untuk menutup pertandingan.

"Saya kelelahan dan begitu gembira," kata Jankovic, yang tidak pernah melampaui putaran empat di Wimbledon.

"Saya bermain begitu buruk pada beberapa tahun terakhir dan bermain di Lapangan Tengah melawan juara bertahan tidak dapat dipercaya. Para penonton begitu mengagumkan." "Saya hanya berusaha untuk bertahan di sini, tetap positif dan berjuang dan saya melakukannya... Mengalahkan Petra memberi saya banyak kepercayaan diri untuk turnamen.

Pada putaran 16 besar, Jankovic menghadapi unggulan ke-13 asal Polandia Agnieszka Radwanska, yang menang 6-1, 6-4 atas Casey Dellacqua asal Australia. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,