Bulog Operasi Pasar Hingga ke Pelosok

Bulog Operasi Pasar Hingga ke Pelosok

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Operasi Pasar (OP) yang digelar Bulog Divre Jawa Barat pada Bulan Ramadhan 1436 Hijriah tidak hanya dilakukan di perkotaan, tapi juga di peloksok provinsi itu.

"Bulog telah menyalurkan ratusan ton beras dan paket gula pasir, minyak goreng, telur, dan daging sapi. Tak hanya di perkotaan tapi juga di peloksok daerah," kata Kepala Humas Bulog Divre Jabar Wahyu Puspayutha di Bandung, Rabu (8/7/2015).

Kegiatan OP yang digelar Bulog pada Ramadhan itu untuk mengantisipasi terjadinya inflasi beragam kebutuhan, jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah menginstruksikan Bulog mengadakan operasi pasar (OP) Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) 2015, yang secara resmi digulirkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

"Di Jabar, kami terus melakukan penyaluran kebutuhan pokok masyarakat yang terkemas dalam OP. Kami melangsungkan OP kebutuhan pokok di 24 kota-kabupaten," kata Wahyu.

Hingga 6 Juli 2015, pihaknya menyalurkan ratusan ton beras dan gula, plus puluhan liter minyak goreng, ditambah ribuan kilo telur dan serta daging kepada masyarakat.

"Untuk beras dan gula, masing-masing volumenya sekitar 50 ton. Untuk minyak goreng, kami menyalurkan sebanyak 36 liter," katanya.

Operasi Pasar Bulog hingga menjelang Idul Fitri atau 14 Juli 2015. Titik terakhir pelaksanaan OP Kepokmas 2015, yaitu Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, katanya.

Menurut Wahyu, empat komponen OP itu mendapat subsidi dari pemerintah. Untuk beras dan gula pasir, subsidi senilai Rp5.500 per kilogram, minyak goreng senilai Rp7.000 per liter. Subsidi telur sejumlah Rp10.000 per kilogram.

"Subsidi tertinggi ada pada daging sapi, yaitu Rp50.000 per kilogram," kawa Wahyu menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:ekonomi,